-->

BREAKING NEWS

TERIMA KASIH TELAH MENGIKUTI INFORMASI DARI KAMI DI WWW.KALBARNEWS.CO.ID, MERASA DIRUGIKAN PT SULTAN RAFLI MANDIRI LAPORKAN OTAK KERUSUHAN AKSI UNJUK RASA BEBERAPA WAKTU YANG LALU DI KETAPANG, DUA ANGGOTA DPRD KAB KUBU RAYA DAN SATU TENAGA KONTRAK DI SEKRETARIAT DPRD KAB KUBU RAYA TERKONFIRMASI POSITIF COVID-19, SEMENTARA AKTIFITAS DI SEKRETARIAT DITUTUP SELAMA 7 HARI, APARAT KEPOLISIAN TERUS USUT DAN KEJAR PELAKU PEMBUNUHAN IBU DAN ANAK DI PONTIANAK TIMUR KALIMANTAN BARAT,  

Kebahagiaan Ratusan Dhuafa di Kubu Raya Mendapat Bantuan Dari Rumah Yatim Kalbar

Redaksi author photo

KALBARNEWS.CO.ID (KUBU RAYA) - Relawan Rumah Yatim cabang Pontianak menyalurkan bantuan bahan pokok kepada ratusan keluarga dhuafa yang ada di daerah Tepian Sungai Kapuas, Kabupaten Kubu Raya.

Hal itu disampaikan Abdur Rohim pengurus Laznas (Lembaga Amil Zakat Nasional) Rumah Yatim Cab Kalbar, Jl. Adisucipto No 284, Bangka Belitung laut, Pontianak Tenggara Kalimantan Barat.

“Demi menyampaikan amanah dari para donatur, tim Relawan Rumah Yatim terus massif menyalurkan bantuan berbagai program hingga ke pelosok negeri. Salah satunya yang dilakukan oleh tim Relawan Rumah Yatim cabang Pontianak yang telah menyalurkan bantuan bahan pokok kepada ratusan keluarga dhuafa yang ada di daerah Tepian Sungai Kapuas, Kabupaten Kuburaya, Kalimantan Barat,” jelas Abdur Rohim.

Berbekal kepedulian, tekad dan semangat, para relawan rela mengarungi derasnya arus sungai Kapuas menggunakan perahu Kato. Menurut salah satu relawan, Abdurrohim, bantuan ini harus sampai ke tangan yang berhak menerimanya agar tepat sasaran dan manfaat bantuan dapat merata dirasakan oleh masyarakat di pelosok nusantara.

Kedatangan tim relawan pun langsung disambut antusias oleh warga setempat, terutama anak-anak. Sebanyak 130 keluarga dhuafa di empat dusun, Kecamatan Sungai Ambawang dan Sungai Raya, Kabupaten Kuburaya, Kalimantan Barat, telah Rumah Yatim bantu untuk pemenuhan kebutuhan pokoknya.

“Meskipun tidak begitu banyak, namun bantuan ini sangat berarti bagi mereka. Terlebih di tengah pandemi Covid-19 yang sudah berlangsung 5 bulan ini, benar-benar mengubah banyak hal dalam berbagai sektor kehidupan.  Dimana mayoritas pekerjaan masyarakat setempat adalah nelayan dan buruh bangunan,” terang Abdur Rohim lagi..

Biasanya sebelum adanya corona, hasil tangkapan ikan para nelayan dikirim ke luar kota. Namun saat ini pengiriman pun dibatasi sehingga penghasilannya benar-benar menurun.

Berkat kepedulian pejuang kebaikan, kini ratusan keluarga dhuafa di daerah tersebut bisa tersenyum bahagia karena kebutuhannya terpenuhi.

“Sahabat, mari jadi bagian dari kebahagiaan mereka karena satu uluran tanganmu sangat berarti bagi banyak orang,” pungkas Abdur Rohim. (tim liputan).

Editor : Aan


Komentar Anda

Berita Terkini