-->

BREAKING NEWS

KEBAKARAN MELANDA DUA LOKASI DI KUBU RAYA 2 RUMAH DI JL ADI SUCIPTO KEC SUNGAI RAYA DAN DI PARIT GADO KEC SUNGAI KAKAP KABUPATEN KUBU RAYA, WARGA DIHEBOHKAN DENGAN TEMUAN SESEORANG DITEMUKAN DALAM KEADAAN MENINGGAL DI KAWASAN PARIT BESAR PONTIANAK, HINGGA KINI BELUM DIKETAHUI SIAPA DAN MENINGGAL KARENA APA, BELUM ADA KETERANGAN MENGENAI TEMUAN MAYAT ITU, RUDI HARTONO PEMUDA ASAL KABUPATEN BERHASIL RAIH JUARA II PEMUDA PELOPOR TINGKAT NASIONAL MEMBAWA NAMA KABUPATEN KUBU RAYA DAN PROVINSI KALIMANTAN BARAT, PERINGATI HARI SANTRI MWC NU KECAMATAN SUNGAI AMBAWANG LAKUKAN RAPAT KERJA UNTUK MEMFOKUSKAN KINERJA PENGURUS RANTING YANG BARU SAJA DILANTIK, RAPAT KERJA MWCNU KECAMATAN SUNGAI AMBAWANG INI DIHADIRI KETU PCNU KAB KUBU RAYA, KH ABDUSSALAM, M.Si, PASANG IKLAN ANDA DI SINI, HARGA DAN KWALITAS IKLAN TERJAMIN SILAHKAN HUBUNGI KAMI DI EMAIL : REDAKSIKALBARNEWS@GMAIL.COM ATAU DI WHATSHAP : 085750113979 - 085245460919

Walikota Pontianak Ambil Sumpah Janji Ratusan ASN Baru Dan Himbau Untuk Bijak Bermedia Sosial

Redaksi author photo
KALBARNEWS.CO.ID (PONTIANAK) - Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengingatkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak bijak dalam bermedia sosial (medsos). Para ASN diminta membatasi dan menahan diri dalam aktivitas di medsos, hal itu disampaikanya saat memberikan arahan kepada 250 ASN yang diambil sumpah dan janji sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Halaman Kantor Wali Kota Pontianak, Selasa (07/07/2020).
"Saya ingatkan hati-hati dalam penggunaan medsos, ucapan-ucapan, postingan-postingan apapun di akun medsos saudara," ujar Edi Rusdi Kamtono.

Dirinya yakin hampir semua ASN memiliki perangkat gadget dan akun-akun medsos. Untuk itu, dirinya mewanti-wanti agar ASN di lingkungan Pemkot Pontianak menahan diri dan membatasi dalam setiap menulis maupun memposting di akunnya masing-masing.
"Sekali salah berbuat, seperti memposting atau menulis di medsos, itu akan berdampak karena jejak digital itu tidak akan hilang," ungkapnya.

Edi meminta seluruh aparatur Pemkot Pontianak untuk terus waspada di tengah pandemi Covid-19 karena virus corona masih ada di Kota Pontianak. Protokol kesehatan tetap diterapkan dengan menjaga jarak, menggunakan masker sert rajin mencuci tangan. ASN juga bertindak sebagai duta di lingkungan masing-masing, baik di lingkungan kerja, keluarga maupun masyarakat untuk mulai melaksanakan adaptasi kebiasaan baru dalam kehidupan sehari-hari.
"Pesan saya, terus patuhi dan disiplin  dalam menerapkan protokol kesehatan," tuturnya.

Kuncinya adalah bagaimana memutus mata rantai agar di lingkungan tidak ada yang terpapar virus corona. Para ASN juga diminta terus mengingatkan keluarga maupun lingkungan kerja masing-masing untuk menahan diri dengan tidak berkerumun, baik di tempat umum atau lingkungan kerja. "Kita tidak ingin ada gelombang kedua atau cluster baru penyebaran Covid-19," pungkasnya. (tim liputan).
Editor : Aan
Komentar Anda

Berita Terkini