-->

BREAKING NEWS

KEBAKARAN MELANDDUA LOKASI DI KUBU RAYA 2 RUMAH DI JL ADI SUCIPTO KEC SUNGAI RAYA DAN DI PARIT GADO KEC SUNGAI KAKAP KABUPATEN KUBU RAYA, WARGA DIHEBOHKAN DENGAN TEMUAN SESEORANG DITEMUKAN DALAM KEADAAN MENINGGAL DI KAWASAN PARIT BESAR PONTIANAK, HINGGA KINI BELUM DIKETAHUI SIAPA DAN MENINGGAL KARENA APA, BELUM ADA KETERANGAN MENGENAI TEMUAN MAYAT ITU, RUDI HARTONO PEMUDA ASAL KABUPATEN BERHASIL RAIH JUARA II PEMUDA PELOPOR TINGKAT NASIONAL MEMBAWA NAMA KABUPATEN KUBU RAYA DAN PROVINSI KALIMANTAN BARAT, PERINGATI HARI SANTRI MWC NU KECAMATAN SUNGAI AMBAWANG LAKUKAN RAPAT KERJA UNTUK MEMFOKUSKAN KINERJA PENGURUS RANTING YANG BARU SAJA DILANTIK, RAPAT KERJA MWCNU KECAMATAN SUNGAI AMBAWANG INI DIHADIRI KETU PCNU KAB KUBU RAYA, KH ABDUSSALAM, M.Si, PASANG IKLAN ANDA DI SINI, HARGA DAN KWALITAS IKLAN TERJAMIN SILAHKAN HUBUNGI KAMI DI EMAIL : REDAKSIKALBARNEWS@GMAIL.COM ATAU DI WHATSHAP : 085750113979 - 085245460919

Gubernur Kalbar : PAD Tahun 2019 Naik 100,69 Persen

Redaksi author photo

KALBARNEWS.CO.ID (PONTIANAK) - Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) H. Sutarmidji menyatakan Pendapatan Daerah Provinsi Kalbar Tahun Anggaran 2019 naik 100,69 persen dari target yang ditentukan.

Hal itu disampaikan H. Sutarmidji saat Penyampaian Nota Penjelasan Gubernur Kalbar Terhadap Rancangan Peraturan Daerah Tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Provinsi Kalbar Tahun 2019, di Kantor DPRD Provinsi Kalbar, Rabu (15/07/2020).


"Pendapatan Daerah Tahun Anggaran 2019 ditargetkan sebesar Rp. 5,89 Triliun terealisasi sebesar Rp. 5,93 Triliun atau 100,69 Persen. Dibandingkan dengan realisasi Pendapatan Daerah Tahun Anggaran 2018 sebesar Rp. 5,66 Triliun, terjadi peningkatan sebesar Rp. 279,69 Miliyar atau 4,94 persen," ungkap Gubernur Kalbar.


Pendapatan Daerah tersebut bersumber dari Pendapatan Asli Daerah (PAD), terealisasi sebesar Rp. 2,30 Triliun atau 105,61 persen, Pendapatan Transfer terealisasi sebesar Rp. 3,63 Triliun atau 97,61 Persen dan lain-lain Pendapatan Daerah yang sah terealisasi sebesar Rp. 3,05 Miliyar atau 86,02 Persen.

Sedangkan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2019 dianggarkan sebesar Rp. 5,67 Triliun atau 91,36 Persen, dibandingkan realisasi Belanja Daerah Tahun Anggaran 2018 sebesar Rp. 5,34 Triliun, terjadi peningkatan sebesar Rp. 335,09 Miliyar atau 0,29 Persen.

"Belanja Operasi terealisasi sebesar Rp. 3,81 Triliun dengan rasio belanja sebesar 67,17 Persen, Belanja Modal terealisasi sebesar Rp. 671,60 Miliyar dengan rasio belanja sebesar 15,35 Persen, Belanja Tak Terduga terealisasi sebesar Rp. 21,74 Juta dengan rasio belanja sebesar 0,0004 Persen dan Transfer terealisasi sebesar Rp. 992,11 Miliyar atau dengan rasio belanja sebesar 17,47 Persen," ungkapnya.

Sedangkan Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SILPA) merupakan gambaran dari realisasi Pendapatan, Belanja dan Pembiayaan yang tercatat sebesar Rp. 577,26 Miliyar.
"SILPA bersumber dana dari PAD Rp. 188,66 M, Dana Transfer ke Daerah Rp. 387,23 M dan Kas BLUD Rp. 1,35 Miliyar," tuturnya.

Untuk laporan yang menyajikan informasi kenaikan dan penurunan saldo anggaran lebih tahun pelaporan yang terdiri dari posisi saldo anggaran awal tahun 2019 sebesar Rp. 364,90 Miliyar, posisi saldo anggaran lebih tahun 2019 sebesar Rp. 577,26 Miliyar. (tim liputan).

Editor : Aan

Komentar Anda

Berita Terkini