-->

BREAKING NEWS

RUDI HARTONO PEMUDA ASAL KABUPATEN BERHASIL RAIH JUARA II PEMUDA PELOPOR TINGKAT NASIONAL MEMBAWA NAMA KABUPATEN KUBU RAYA DAN PROVINSI KALIMANTAN BARAT, PERINGATI HARI SANTRI MWC NU KECAMATAN SUNGAI AMBAWANG LAKUKAN RAPAT KERJA UNTUK MEMFOKUSKAN KINERJA PENGURUS RANTING YANG BARU SAJA DILANTIK, RAPAT KERJA MWCNU KECAMATAN SUNGAI AMBAWANG INI DIHADIRI KETU PCNU KAB KUBU RAYA, KH ABDUSSALAM, M.Si, PASANG IKLAN ANDA DI SINI, HARGA DAN KWALITAS IKLAN TERJAMIN SILAHKAN HUBUNGI KAMI DI EMAIL : REDAKSIKALBARNEWS@GMAIL.COM ATAU DI WHATSHAP : 085750113979 - 085245460919

Dampingi UMKM Pemkot Pontianak Kerjasama Dengan Faounder OK OCE Indonesia

Redaksi author photo
KALBARNEWS.CO.ID (PONTIANAK) - Pemerintah Kota Pontianak menjalin kerjasama dengan OK OCE Indonesia dalam upaya pemulihan ekonomi di tengah pandemi Covid-19, Kerjasama tersebut dituangkan dalam nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) secara virtual yang ditandatangani oleh Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono dengan Founder OK OCE Indonesia Sandiaga Uno di Ruang Pontive Center, Senin (20/07/2020).
Walikota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono berharap kerjasama yang terjalin ini bisa menjadi solusi bagi pelaku usaha terutama pelaku UMKM yang terkendala dalam memenuhi bahan baku maupun pemasarannya.
"Sehingga dengan adanya kerjasama ini diharapkan mampu membantu para pelaku UMKM di Kota Pontianak," ujarnya.
Ia berharap OK OCE Indonesia bisa membantu para pelaku UMKM dalam penyediaan bahan baku yang dibutuhkan mereka. Tak kalah pentingnya, kata Edi, adalah bagaimana OK OCE membantu pelaku UMKM dalam memasarkan produk-produknya.
"Pemasaran adalah kunci dari keberhasilan pelaku UMKM memperoleh pendapatan," ungkapnya.
Terpisah, Founder OK OCE Indonesia Sandiaga Uno mengatakan, walaupun pandemi Covid-19 yang tengah dihadapi menyebabkan ekonomi kian sulit, namun tidak menjadikan para pelaku UMKM menyerah.
"Kita harus bangkit, kita harus menang melawan Covid-19, yes we can do it," ucapnya melalui virtual meeting.
Diakuinya, dalam situasi pandemi Covid-19, memang terjadi penurunan akan permintaan pasar. Hal ini disebabkan menurunnya daya beli masyarakat. Untuk itu, dibutuhkan strategi dalam meningkatkan daya beli masyarakat.
Sejalan dengan itu, pendampingan menjadi langkah utama untuk menyelamatkan UMKM. Pendampingan, lanjut Sandiaga, menjadi satu diantara kurikulum OK OCE Indonesia dalam langkah Tujuh PAS (Pasti Akan Sukses).
"Kerjasama atau kolaborasi ini implementasinya adalah pendampingan bagi UMKM di Pontianak," pungkasnya. (tim liputan).
Editor : Aan

Komentar Anda

Berita Terkini