-->

BREAKING NEWS

BANJIR MELANDA BEBERAPA DESA SEPANJANG JL TRANS KALIMANTAN SUNGAI AMBAWANG KAB KUBU RAYA, SELAIN KARENA AIR PASANG CURAH HUJAN SEMAKIN MEMPERPARAH BANJIR TERSEBUT, SEHINGGA MELUMPUHKAN AKTIFITAS WARGA SEKITAR, MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN, EDDY PRABOWO DIKABARKAN DITANGKAP OLEH KOMISI PEMBERANTASAN KORUPSI (KPK) DALAM OPERASI TANGKAP TANGAN, ARUS KENDARAAN DARI ARAH JEMBATAN KAPUAS 2 MENUJU JL TRANS KALIMANTAN SUNGAI AMBAWANG MACET TOTAL, KEMACETAN HINGGA MENCAPAI 1 KM, BELUM DIKETAHUI PENYEBABNYA HINGGA KINI BELUM ADA KETERANGAN RESMI, KEBAKARAN KEMBALI TERJADI, KALI INI DI KOMPLEK PERTOKOAN DI JL TRANS KALIMANTAN SUNGAI AMBAWANG KAB KUBU RAYA, NQMUN DAPAT SIATASI DWNGAN CEPAT OLEH PEMADAM KEBAKARAN YANG TIBA DWNGAN CEPAT DI TKP, LEMBAGA PENDIDIKAN YARSI PONTIANAK TANDA TANGANI MOU PENERIMAAN MAHASISWA DARI SANTRI BERPRESTASI DAN HAFIZ-HAFIZHOH TANPA TEST, LAKI SIAP DUKUNG PEMERINTAH DALAM PEMBERANTASAN KORUPSI DI KALBAR, BAPILU DPD PDI PERJUANGAN TARGETKAN MENANG 100 PERSEN PILKADA SERENTAK DI KALBAR, PENEMUAN MAYAT DI GG DUNGUN PONTIANAK HEBOHKAN WARGA SEKITAR, HINGGA SAAT INI MAYAT MASIH BERADA DILOKASI KEJADIAN MENUNGGU APARAT KEPOLISIAN MENGEVAKUASI MAYAT TERSEBUT, PASANG IKLAN ANDA DI SINI, HARGA DAN KWALITAS IKLAN TERJAMIN SILAHKAN HUBUNGI KAMI DI EMAIL : REDAKSIKALBARNEWS@GMAIL.COM ATAU DI WHATSHAP : 085750113979 - 085245460919

Syaiful Mukaddas: Hidup Normal Dengan Protokol Baru

Redaksi author photo


KALBARNEWS.CO.ID (PONTIANAK) - Anggota DPRD Kota Pontianak dari Fraksi Amanat Keadilan Bangsa (AKB), Syaiful Mukadas, S.Pd.I angkat bicara terkait pelaksanaan dan penerapan New Normal, Pnerapan New Normal tentunya menjadi perhatian bagi seluruh elemen masyarakat, baik dari pemerintah itu sendiri, maupun masyarakat pada umumnya.

Syaiful Mukadas, S.Pd.I., menyampaikan pandangannya terkait penerapan New Normal, khususnya di lingkungan pesantren.

Saat ditemui awak media, Syaiful menekankan pemerintah untuk semakin memaksimalkan pelayanan publiknya.

Selain itu, terkait perlu atau tidaknya dilakukan Rapid Test pada santri-santri saat sudah berada di Pondok Pesantren, Ia menyatakan bahwa pemerintah harus berkoordinasi terlebih dahulu dengan pihak pondok pesantren, dalam hal ini pengasuhnya.

"Karena biar bagaimanapun, aktivitas di pondok pesantren harus kembali normal seperti biasanya. Belum lagi kekhawatiran kita terkait masih ada yang belum paham tentang penerapan 'New Normal' kedepannya," tandas Kader Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini.

Menurutnya, saat ini bukanlah saat yang tepat bagi kita untuk terlarut dalam suasana ini (Pandemik Covid-19).

"Justru kita harus bangkit dalam suasana ini. Mau tidak mau, hidup normal dengan protokol baru (New Normal). Maka dari itu, pemerintah harus menjadi garda terdepan bagi masyarakat," tegasnya. [bn/tim liputan]

Editor : Aan

Komentar Anda

Berita Terkini