-->

BREAKING NEWS

BANJIR MELANDA BEBERAPA DESA SEPANJANG JL TRANS KALIMANTAN SUNGAI AMBAWANG KAB KUBU RAYA, SELAIN KARENA AIR PASANG CURAH HUJAN SEMAKIN MEMPERPARAH BANJIR TERSEBUT, SEHINGGA MELUMPUHKAN AKTIFITAS WARGA SEKITAR, MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN, EDDY PRABOWO DIKABARKAN DITANGKAP OLEH KOMISI PEMBERANTASAN KORUPSI (KPK) DALAM OPERASI TANGKAP TANGAN, ARUS KENDARAAN DARI ARAH JEMBATAN KAPUAS 2 MENUJU JL TRANS KALIMANTAN SUNGAI AMBAWANG MACET TOTAL, KEMACETAN HINGGA MENCAPAI 1 KM, BELUM DIKETAHUI PENYEBABNYA HINGGA KINI BELUM ADA KETERANGAN RESMI, KEBAKARAN KEMBALI TERJADI, KALI INI DI KOMPLEK PERTOKOAN DI JL TRANS KALIMANTAN SUNGAI AMBAWANG KAB KUBU RAYA, NQMUN DAPAT SIATASI DWNGAN CEPAT OLEH PEMADAM KEBAKARAN YANG TIBA DWNGAN CEPAT DI TKP, LEMBAGA PENDIDIKAN YARSI PONTIANAK TANDA TANGANI MOU PENERIMAAN MAHASISWA DARI SANTRI BERPRESTASI DAN HAFIZ-HAFIZHOH TANPA TEST, LAKI SIAP DUKUNG PEMERINTAH DALAM PEMBERANTASAN KORUPSI DI KALBAR, BAPILU DPD PDI PERJUANGAN TARGETKAN MENANG 100 PERSEN PILKADA SERENTAK DI KALBAR, PENEMUAN MAYAT DI GG DUNGUN PONTIANAK HEBOHKAN WARGA SEKITAR, HINGGA SAAT INI MAYAT MASIH BERADA DILOKASI KEJADIAN MENUNGGU APARAT KEPOLISIAN MENGEVAKUASI MAYAT TERSEBUT, PASANG IKLAN ANDA DI SINI, HARGA DAN KWALITAS IKLAN TERJAMIN SILAHKAN HUBUNGI KAMI DI EMAIL : REDAKSIKALBARNEWS@GMAIL.COM ATAU DI WHATSHAP : 085750113979 - 085245460919

Polda Kalbar Tangkap Penipuan Ojek Online Bermodus Order Fiktif

Redaksi author photo


KALBARNEWS.CO.ID (PONTIANAK) - Polda Kalimantan Barat kembali mengungkap perkara dugaan tindak pidana ITE. Kali ini melibatkan ojek online dengan modus orderan fiktif. Kabid Humas Kombes Pol Donny Charles Go menginformasikan pengungkapan kasus tersebut. Rabu (10/06/2020)

“Direktorat Reserse Kriminal Khusus saat ini tengah menangani kasus dugaan tindak pidana Informasi dan Transaksi Elektronik, yang menggunakan aplikasi ojek online,” ungkap Kabid Humas Polda Kalbar

Melalui keterangan tertulis pesan whatsapp Donny menjelaskan kronologis pengungkapan kasus dengan modus orderan fiktif dan menaikan harga orderan.

“Berawal dari laporan driver ojek online yang menerima orderan fiktif dari Pelaku dengan modus  menaikan harga pesanan yang disetujui oleh Pemilik toko,” ungkap Donny

Ia melanjutkan pelaku dengan inisal WL ini mendatangi salah satu toko elektronik di Jl. Panglima Aim, Pontianak Timur. Kemudian menyampaikan ke pemilik toko bahwa ia akan memesan kabel sebanyak tiga roll dengan harga yang semula Rp. 150.000, namun sengaja dinaikan menjadi Rp 315.000 dan disetujui pemilik toko karena sudah sering berbelanja di toko tersebut.

“Saat sudah sesuai rencana, dengan meminjam handphone milik orang lain dengan alasan tidak memiliki aplikasi ojek online. Pelaku melakukan orderan ke titik toko tersebut dengan merincikan pesanan,” jelasnya

Dengan cara ini pelaku memperoleh selisih harga penjualan kabel sebesar Rp.165.000. Atas kejadian tersebut driver ojol merasa dirugikan karena orderan tersebut fiktif dan melaporkannya ke Direktorat Reskrimsus Polda Kalbar.

“Saat ini masih Pelaku sudah ditahan oleh  Direktorat Reskrimsus untuk memudahkan proses penyidikan serta pengembangan bila masih ada korban lainnya,” tutupnya. (tim liputan).

Editor : Heri K
Komentar Anda

Berita Terkini