-->

BREAKING NEWS

BANJIR MELANDA BEBERAPA DESA SEPANJANG JL TRANS KALIMANTAN SUNGAI AMBAWANG KAB KUBU RAYA, SELAIN KARENA AIR PASANG CURAH HUJAN SEMAKIN MEMPERPARAH BANJIR TERSEBUT, SEHINGGA MELUMPUHKAN AKTIFITAS WARGA SEKITAR, MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN, EDDY PRABOWO DIKABARKAN DITANGKAP OLEH KOMISI PEMBERANTASAN KORUPSI (KPK) DALAM OPERASI TANGKAP TANGAN, ARUS KENDARAAN DARI ARAH JEMBATAN KAPUAS 2 MENUJU JL TRANS KALIMANTAN SUNGAI AMBAWANG MACET TOTAL, KEMACETAN HINGGA MENCAPAI 1 KM, BELUM DIKETAHUI PENYEBABNYA HINGGA KINI BELUM ADA KETERANGAN RESMI, KEBAKARAN KEMBALI TERJADI, KALI INI DI KOMPLEK PERTOKOAN DI JL TRANS KALIMANTAN SUNGAI AMBAWANG KAB KUBU RAYA, NQMUN DAPAT SIATASI DWNGAN CEPAT OLEH PEMADAM KEBAKARAN YANG TIBA DWNGAN CEPAT DI TKP, LEMBAGA PENDIDIKAN YARSI PONTIANAK TANDA TANGANI MOU PENERIMAAN MAHASISWA DARI SANTRI BERPRESTASI DAN HAFIZ-HAFIZHOH TANPA TEST, LAKI SIAP DUKUNG PEMERINTAH DALAM PEMBERANTASAN KORUPSI DI KALBAR, BAPILU DPD PDI PERJUANGAN TARGETKAN MENANG 100 PERSEN PILKADA SERENTAK DI KALBAR, PENEMUAN MAYAT DI GG DUNGUN PONTIANAK HEBOHKAN WARGA SEKITAR, HINGGA SAAT INI MAYAT MASIH BERADA DILOKASI KEJADIAN MENUNGGU APARAT KEPOLISIAN MENGEVAKUASI MAYAT TERSEBUT, PASANG IKLAN ANDA DI SINI, HARGA DAN KWALITAS IKLAN TERJAMIN SILAHKAN HUBUNGI KAMI DI EMAIL : REDAKSIKALBARNEWS@GMAIL.COM ATAU DI WHATSHAP : 085750113979 - 085245460919

New School Life Pasca Darurat Pandemic OVID-19 Berlalu

Redaksi author photo
Ilustrasi News School di Musim Pandemi Usai

KALBARNEWS.CO.ID (PONTIANAK) - New school life dalam hadapi new normal pasca pandemi menjadi perhatian penting bagi guru dan orang tua untuk menjamin keselamatan dan kesehatan bagi anak. Pengembangan fasilitas sekolah dan SOP kegiatan belajar mengajar kini di menjadi keutamaan bagi tiap institusi pendidikan di Indonesia.

Pada dasarnya Indonesia belum dapat dikatakan layak untuk menerapkan sebuah kebijakan new normal di tengah pandemi yang sedang memuncak ini.

Menurut dr. Nurcholid Umam Kurniawan, M.Sc., Sp.A selaku Dokter Spesialis Anak RS PKU Muhammadiyah Bantul menyampaikan bahwa Indonesia belum memenuhi daripada indikator-indikator new normal, Senin (08/06/2020).

Indonesia belum mencapai titik terendah jumlah kasus positif covid-19, rumah sakit belum memiliki fasilitas dan kemampuan cukup untuk menangani pasien covid-19 serta masyarakat yang belum sepenuhnya sadar akan protokol kesehatan yang harus ditaati.

Namun berbagai macam alasan yang mendukung ketidaklayakan kebijakan new normal di Indonesia ini juga sebanding dengan kondisi ekonomi Indonesia yang kian menurun.

Faktanya pemerintah tidak mampu menyantuni rakyatnya secara keseluruhan untuk pemberlakuan isolasi secara masif, ekonomi terguncang dan kasus positif masih terus meningkat. Maka mau tidak mau new normal tetap berjalan sesuai rancangan.

Dalam diskusi Covid-19 Talk 'New School Life, Apa yang Harus Disiapkan Guru dan Orang Tua saat Sekolah Mulai Buka' ini menekankan kepada guru dan orang tua untuk bisa memahami dengan benar makna new school life bahwa pelaksanaan sistem pendidikan pasca pandemi covid-19 harus mendukung kepada pencegahan penyebaran covid-19.

Pencegahan dengan melaksanakan protokol kesehatan dan memanfaatkan teknologi informasi dengan tetap memperhatikan tumbuh kembang anak, tujuan pendidikan dan pencapaian prestasi anak.

Adapun persiapan-persiapan yang perlu diperhatikan dalam new school life diantaranya infrastruktur sekolah yang ditingkatkan. Sekolah, terutama pada guru sangat penting untuk memahami bagaimana penularan virus covid-19 terjadi. Dalam hal ini sekolah harus memiliki fasilitas kesehatan setara dengan klinik sekolah yang mumpuni untuk atasi pencegahan covid-19 di sekolah.

Adanya protokol kesehatan yang diterapkan disekolah dan SOP yang jelas terkait proses anak melakukan kegiatan bersekolah mulai berangkat sekolah hingga pulang sekolah.

Selain itu, orang tua juga berperan penting dalam memastikan seluruh fasilitas sekolah itu memadai untuk menjamin keselamatan dan kesehatan anaknya.

Sinergi antara orang tua dan guru juga perlu ditumbuhkan untuk saling bekerja sama dalam penerapan proses kegiatan belajar mengajar yang baru. Orang tua akan menjadi sangat detail pada keunggulan sekolah dalam urusan fasilitas dan SOP kesehatan yang baik.

Guru Matematikan dan juga Wakil Ketua MCCC PP Muhammadiyah, Arif Jamali Muis, M.Pd., berpendapat bahwa pandemi covid-19 ini juga merusak hiperealitas pendidikan sehingga mengubah tatanan proses belajar mengajar yang dulu dengan saat ini. Maka rekayasa kurikulum bagi sekolah harus dirancang oleh guru untuk mendukung pendidikan pasca pandemi. [bn/tim liputan]

Editor : Aan

Komentar Anda

Berita Terkini