-->

BREAKING NEWS

BANJIR MELANDA BEBERAPA DESA SEPANJANG JL TRANS KALIMANTAN SUNGAI AMBAWANG KAB KUBU RAYA, SELAIN KARENA AIR PASANG CURAH HUJAN SEMAKIN MEMPERPARAH BANJIR TERSEBUT, SEHINGGA MELUMPUHKAN AKTIFITAS WARGA SEKITAR, MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN, EDDY PRABOWO DIKABARKAN DITANGKAP OLEH KOMISI PEMBERANTASAN KORUPSI (KPK) DALAM OPERASI TANGKAP TANGAN, ARUS KENDARAAN DARI ARAH JEMBATAN KAPUAS 2 MENUJU JL TRANS KALIMANTAN SUNGAI AMBAWANG MACET TOTAL, KEMACETAN HINGGA MENCAPAI 1 KM, BELUM DIKETAHUI PENYEBABNYA HINGGA KINI BELUM ADA KETERANGAN RESMI, KEBAKARAN KEMBALI TERJADI, KALI INI DI KOMPLEK PERTOKOAN DI JL TRANS KALIMANTAN SUNGAI AMBAWANG KAB KUBU RAYA, NQMUN DAPAT SIATASI DWNGAN CEPAT OLEH PEMADAM KEBAKARAN YANG TIBA DWNGAN CEPAT DI TKP, LEMBAGA PENDIDIKAN YARSI PONTIANAK TANDA TANGANI MOU PENERIMAAN MAHASISWA DARI SANTRI BERPRESTASI DAN HAFIZ-HAFIZHOH TANPA TEST, LAKI SIAP DUKUNG PEMERINTAH DALAM PEMBERANTASAN KORUPSI DI KALBAR, BAPILU DPD PDI PERJUANGAN TARGETKAN MENANG 100 PERSEN PILKADA SERENTAK DI KALBAR, PENEMUAN MAYAT DI GG DUNGUN PONTIANAK HEBOHKAN WARGA SEKITAR, HINGGA SAAT INI MAYAT MASIH BERADA DILOKASI KEJADIAN MENUNGGU APARAT KEPOLISIAN MENGEVAKUASI MAYAT TERSEBUT, PASANG IKLAN ANDA DI SINI, HARGA DAN KWALITAS IKLAN TERJAMIN SILAHKAN HUBUNGI KAMI DI EMAIL : REDAKSIKALBARNEWS@GMAIL.COM ATAU DI WHATSHAP : 085750113979 - 085245460919

Lansia Tewas dan Membusuk Di Jl Johar Pontianak, Ini Penjelasan Polisi

Redaksi author photo


KALBARNEWS.CO.ID (PONTIANAK) - Seorang lansia berjenis kelamin laki-laki, berusia 81 tahun ditemukan tewas dan membusuk di rumahnya sendiri yang terletak di Jalan Johar, Pontianak, Sabtu (27/06/2020) lalu, diketahui korban yang ditemukan meninggal dunia tersebut hidup sendirian di rumahnya.
                      
Hal itu disampaikan Kapolsek Pontianak Kota, Kompol Sugiyono melalui Kasi Humas Polsek Pontianak Kota, AIPTU MP Simanjuntak menjelaskan, korban yang ditemukan meninggal dunia tersebut hidup sendirian di rumahnya.

Ia mengatakan, pihak keluarga selalu mengantar keperluan sehari-hari korban, makan dan minum maupun keperluan lainnya.

"Setelah olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), korban langsung dibawa ke rumah sakit Biddokkes Polda Kalbar sesuai dengan penanganan protokol kesehatan COVID-19," kata Simanjuntak, Minggu (28/06/2020).

Petugas yang mengevakuasi jenazah korban menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) atau menerapkan protokol kesehatan ketat.

Jenazah korban pertama kali ditemukan oleh Erwin. Saat hendak mengantar makanan untuk korban, Erwin mencium aroma tak sedap dari dalam rumah korban.

Pihak kepolisian langsung memasang garis polisi di TKP. Polisi menyebut, tidak ditemukan adanya kekerasan fisik.

Dugaan Sementara korban tewas karena sakit ditambah lagi usia yang sudah tua. (tim liputan).

Editor : Aan


Komentar Anda

Berita Terkini