-->

BREAKING NEWS

MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN, EDDY PRABOWO DIKABARKAN DITANGKAP OLEH KOMISI PEMBERANTASAN KORUPSI (KPK) DALAM OPERASI TANGKAP TANGAN, ARUS KENDARAAN DARI ARAH JEMBATAN KAPUAS 2 MENUJU JL TRANS KALIMANTAN SUNGAI AMBAWANG MACET TOTAL, KEMACETAN HINGGA MENCAPAI 1 KM, BELUM DIKETAHUI PENYEBABNYA HINGGA KINI BELUM ADA KETERANGAN RESMI, KEBAKARAN KEMBALI TERJADI, KALI INI DI KOMPLEK PERTOKOAN DI JL TRANS KALIMANTAN SUNGAI AMBAWANG KAB KUBU RAYA, NQMUN DAPAT SIATASI DWNGAN CEPAT OLEH PEMADAM KEBAKARAN YANG TIBA DWNGAN CEPAT DI TKP, LEMBAGA PENDIDIKAN YARSI PONTIANAK TANDA TANGANI MOU PENERIMAAN MAHASISWA DARI SANTRI BERPRESTASI DAN HAFIZ-HAFIZHOH TANPA TEST, LAKI SIAP DUKUNG PEMERINTAH DALAM PEMBERANTASAN KORUPSI DI KALBAR, BAPILU DPD PDI PERJUANGAN TARGETKAN MENANG 100 PERSEN PILKADA SERENTAK DI KALBAR, PENEMUAN MAYAT DI GG DUNGUN PONTIANAK HEBOHKAN WARGA SEKITAR, HINGGA SAAT INI MAYAT MASIH BERADA DILOKASI KEJADIAN MENUNGGU APARAT KEPOLISIAN MENGEVAKUASI MAYAT TERSEBUT, PASANG IKLAN ANDA DI SINI, HARGA DAN KWALITAS IKLAN TERJAMIN SILAHKAN HUBUNGI KAMI DI EMAIL : REDAKSIKALBARNEWS@GMAIL.COM ATAU DI WHATSHAP : 085750113979 - 085245460919

Kabaharkam: Polri Siap Mendukung Ketahanan Pangan Masyarakat

Redaksi author photo
Kabaharkam Polri, Komjen Pol Agus Andrianto

KALBARNEWS.CO.ID (JAKARTA) - Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Polri, Komjen Pol Agus Andrianto menjadi narasumber dalam acara "Indonesia Berbicara" dengan tema kegiatan ketahanan pangan masyarakat di masa pandemi., Jumat (19/06/2020).

Hadir dalam kegiatan ini Staf Kepresidenan Republik Indonesia Ikhsan Abdullah serta ketua umum FKDP Ayep membahas khusus langkah-langkah yang diambil pemerintah dalam rangka mewujudkan ketahanan pangan masyarakat dalam situasi pandemi Covid-19 ini.

Staf Kepresidenan Republik Indonesia Ikhsan Abdullah dalam kesempatan pertama mengatakan bahwa pangan memang sebuah indikator sebuah negara dan merupakan hal yang sangat strategis apalagi ditengah situasi pandemi ini, pangan menjadi hal yang perlu dikelola dengan baik oleh negara.

"Pangan itu indikator penting, strategis dan harus dikelola dengan baik, namun juga harus memperhatikan keterlibatan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pangannya sendiri, seperti dengan becocok tanam di linkungan atau lahannya sendiri juga merupakan poin penting dalam menyikapi peringatan Badan Pangan Dunia FAO terkait kondisi pangan di Indonesia.

Ketua Umum FKDP Ayep yang juga menjadi narasumber mengatakan bahwa untuk mendukung segala kebijakan pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan masyakarat perlu edukasi yang masif kepada masyarkat, gemar menanam ini juga harus dibiasakan dari usia din.

Sementara itu Kabaharkam Polri, Komjen Pol Agus Andrianto menyampaikan bahwa jajaran Baharkam dan Polri pada umumnya memiliki peran menjaga kamtibmas di masyarakat, apalagi ditengah situasi pandemi dan sangat berkaitan satu sama lain, pangan sendiri juga menjadi perhatian khusus Polri karena ekosistem keamanan itu melingkupi seluruh astagatra dan trigatra dan harus memastikan pendistribusian pangan sampai ke masyarakat.

"Kita antisipasi peringatan dari FAO terkait krisis pangan, karena ini juga berhubungan dengan kamtibmas di masyarakat dimana kita ketahui bahwa acap kali penyebab timbulnya kejahatan itu disebabkan oleh kelaparan dan kemiskinan, ini yang menjadi dasar kita", ujar Komjen Agus.

Lebih lanjut Komjen Agus mengatakan bahwa bergerak dari dasar itulah, Kapolri mengeluarkan instruski dan perintah agar membantu langsung warga yang terdampak pandemi Covid-19 khususnya masyarakat yang tidak tersentuh atau belum menerima bantuan dari pemerintah.

"Polri juga langsung bergerak cepat membagikan sembako kepada masyarakat dan Juni ini rencananya 5000 ton beras juga akan didistribusikan, disisi lain, Polri juga menggalakkan ketahanan pangan masyarakat dengan menerjunkan langsung Bhabinkamtibmas untuk memberi edukasi kepada masyakarat untuk mulai memanfaatkan lahan untuk ditanami tanaman alternatif pangan, di wilayah pesisir juga demikian", tutur Komjen Agus.

Di akhir acara Komjen Pol Agus Andrianto yang juga menjabat sebagai Kaopspus Aman Nusa II menyampaikan saran kepada Staf Kepresidenan Republik Indonesia Ikhsan Abdullah terkait riset dan penelitian terhadap jenis tanah yang ada di Indonesia.

"Kami ingin memberi saran, kapan kita akan melaksanakan penelitian terhadap kondisi tanah di Indonesia, sehingga tanaman dan lahan memiliki kecocokan tersendiri, sehingga kapasitas dan hasil produksi pangan bisa lebih baik", tutup Komjen Agus. (nntim liputan).

Editor : Edi
Komentar Anda

Berita Terkini