-->

BREAKING NEWS

TERIMA KASIH TELAH MENGIKUTI INFORMASI DARI KAMI DI WWW.KALBARNEWS.CO.ID, POLSEK KUBU BEKUK PEMUDA PENGEDAR NARKOBA JENIS SABU-SABU DI KECAMATAN KUBU KABUPATEN KUBU RAYA, APARAT TNI DAN POLRI AMANKAN 12 KG NARKOBA JENIS SABU-SABU DI PERBATASAN , PENANGKAPAN INI BERDASAR LAPORAN MASYARAKAT, LURAH  BENUA MELAYU LAUT DALAMI ADUAN WARGA KEPADANYA TERKAIT DUGAAN SODOMI YANG DILAKUKAN SEORANG PERIA DI WILAYAHNYA, MERASA DIRUGIKAN PT SULTAN RAFLI MANDIRI LAPORKAN OTAK KERUSUHAN AKSI UNJUK RASA BEBERAPA WAKTU YANG LALU DI KETAPANG, DUA ANGGOTA DPRD KAB KUBU RAYA DAN SATU TENAGA KONTRAK DI SEKRETARIAT DPRD KAB KUBU RAYA TERKONFIRMASI POSITIF COVID-19, SEMENTARA AKTIFITAS DI SEKRETARIAT DITUTUP SELAMA 7 HARI, APARAT KEPOLISIAN TERUS USUT DAN KEJAR PELAKU PEMBUNUHAN IBU DAN ANAK DI PONTIANAK TIMUR KALIMANTAN BARAT,  

Satu Lagi Warga Kubu Raya Terkonfirmasi Virus Covid-19

Redaksi author photo

Foto Ilustrasi: Pasien Terkonfirmasi dari Kubu Raya bertambah satu orang lagi
KALBARNEWS.CO.ID (PONTIANAK) – Sampai dengan Hari Sabtu, 2 Mei 2020 Kasus terkonfirmasi Covid-19 di Kalimantan Barat mencapai 68 orang dari 68 orang terkonfirmasi itu terdapat 8 orang sembuh dan 3 orang meninggal dunia.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kalbar, dr Harisson Mkes kepada sejumlah awak media di ruang kerjanya, Sabtu (2/5/2020).

"Untuk kasus konfirmasi kita selalu melakukan dengan Real Time PCR ya jadi kita kalau kasus konfirmasi tidak pernah menggunakan data atau hasil dari rapid test. Rapid tes ini hanya digunakan dalam rangka tracing kalau dia rapid test kita lakukan PCR untuk kepastiannya," jelasnya.

Menurutnya dari 68 kasus terkonfirmasi per hari ini 2 Mei 2020, Kalbar terdapat 7 kasus konfirmasi baru berdasarkan pemeriksaan PCR di laboratorium Rumah Sakit Universitas Tanjungpura.

"Tiga kasus konfirmasi baru dan satu lagi dari BBTLKPP Jakarta. Untuk 7 kasus konfirmasi baru di Pontianak ada 4 orang dari Kabupaten Kubu Raya 1 orang di Landak 1 orang dan di Mempawah 1 orang," jelasnya.

Harisson menjelaskan dari 7 kasus ini terdapat 2 orang tenaga kesehatan di Kota Pontianak kemudian 1 orang tenaga kesehatan di Kabupaten Landak.

Dalam laporan kali ini diakuinya terdapat beberapa yang negatif yaitu dari satu Swab dan harus dikonfirmasi lagi dengan langkah kedua.

"Jadi untuk menyatakan negatif itu swab harus 2 kali di hari yang berturut-turut ya jadi memang ada yang dalam kasus ini ada dalam laporan kali ini ada yang negatif tapi belum bisa ungkapkan karena harus menunggu hari berikutnya," pungkasnya. (tim liputan)

Editor : Heri K
Komentar Anda

Berita Terkini