-->

BREAKING NEWS

TERIMA KASIH TELAH MENGIKUTI INFORMASI DARI KAMI DI WWW.KALBARNEWS.CO.ID, MERASA DIRUGIKAN PT SULTAN RAFLI MANDIRI LAPORKAN OTAK KERUSUHAN AKSI UNJUK RASA BEBERAPA WAKTU YANG LALU DI KETAPANG, DUA ANGGOTA DPRD KAB KUBU RAYA DAN SATU TENAGA KONTRAK DI SEKRETARIAT DPRD KAB KUBU RAYA TERKONFIRMASI POSITIF COVID-19, SEMENTARA AKTIFITAS DI SEKRETARIAT DITUTUP SELAMA 7 HARI, APARAT KEPOLISIAN TERUS USUT DAN KEJAR PELAKU PEMBUNUHAN IBU DAN ANAK DI PONTIANAK TIMUR KALIMANTAN BARAT,  

Dua Keluarga Di Kubu Raya Tinggali Gubuk Tanpa Aliran Listrik Mendapat Bantuan Kapolda Kalbar

Redaksi author photo
Dua Keluarga di Kubu Raya yang tinggali Rumah tanpa Listrik mendapat perhatian dari Kapolda Kalbar

KALBARNEWS,CO,ID (KUBU RAYA) - Mendapatkan informasi mengenai adanya keluarga di Kabupaten Kubu Raya dengan kondisi memprihatinkan. Kapolda memerintahkan untuk mengecek dan diberikan bantuan kepada Dua kepala keluarga tersebut, Minggu (17/05/2020).

Dua Keluarga yang berlamat di Jalan Adi Sucipto Gang Sahabat Desa Sungai Raya Kabupaten Kubu Raya, didatangi personel Polda Kalbar. Maksud kedatangan ini, untuk sambang sekaligus melihat langsung kondisi keluarga yang diinformasikan tinggal di gubuk tanpa listrik dan menumpang tanah milik orang lain.

Dengan dipimpin Wadir Binmas Polda Kalbar Akbp Nasir, Kapolres Kubu Raya, AKBP Yani Permana beserta tim mendatangi dua keluarga tersebut sekitar pukul 10.00 Wib.

“Sebelumya Polda Kalbar mendapatkan informasi mengenai adanya keluarga dialamat Jalan Adi Sucipto Gang Sahabat Desa Sungai Raya Kabupaten Kubu Raya dengan kondisi memprihatinkan. Kapolda memerintahkan untuk mengecek dan diberikan bantuan” ungkap Kabid Humas Kombes Pol Donny Charles Go

Adapaun keluarga tersebut ialah Budi usia 45 tahun dengan kondisi pinggang tidak bisa berdiri yang tinggal bersama istrinya seorang buruh cuci dan Eko Haryanto 32 tahun dengan kondisi tangan tidak bisa digerakan akibat mengalami kecelakaan lalu lintas.

“Kondisi kedua keluarga ini cukup memprihatinkan, terutama untuk tempat tinggal yang bisa dibilang tidak layak, tidak memilik listrik dan menumpang tanah milik orang lain” tambahnya

Dalam kesempatan ini, Kapolda Kalbar memberikan tali asih berupa bantuan kebutuhan pokok dan uang tunai untuk meringankan beban kedua keluarga tersebut.

Donny menjelaskan, memang ada instruksi Kapolri yang tertuang dalam surat telegram mengenai bantuan sosial secara serentak dengan sasaran masyarakat terdampak pandemic Covid-19, kelompok rentan misik serta panti asuhan dan panti sosial.

“Menindaklanjuti instruksi tersebut, Polda Kalbar melakukan penyisiran dan survey terhadap masyarakat masyarakat tersebut. Kemarin Jumat (15/05/2020) Kapolda Kalbar memimpin langsung penyaluran 12 ribu paket sembako untuk masyarakat” tutupnya. (tim liputan)

Editor : Aan

Komentar Anda

Berita Terkini