-->

BREAKING NEWS

TERIMA KASIH TELAH MENGIKUTI INFORMASI DARI KAMI DI WWW.KALBARNEWS.CO.ID, POLSEK KUBU BEKUK PEMUDA PENGEDAR NARKOBA JENIS SABU-SABU DI KECAMATAN KUBU KABUPATEN KUBU RAYA, APARAT TNI DAN POLRI AMANKAN 12 KG NARKOBA JENIS SABU-SABU DI PERBATASAN , PENANGKAPAN INI BERDASAR LAPORAN MASYARAKAT, LURAH  BENUA MELAYU LAUT DALAMI ADUAN WARGA KEPADANYA TERKAIT DUGAAN SODOMI YANG DILAKUKAN SEORANG PERIA DI WILAYAHNYA, MERASA DIRUGIKAN PT SULTAN RAFLI MANDIRI LAPORKAN OTAK KERUSUHAN AKSI UNJUK RASA BEBERAPA WAKTU YANG LALU DI KETAPANG, DUA ANGGOTA DPRD KAB KUBU RAYA DAN SATU TENAGA KONTRAK DI SEKRETARIAT DPRD KAB KUBU RAYA TERKONFIRMASI POSITIF COVID-19, SEMENTARA AKTIFITAS DI SEKRETARIAT DITUTUP SELAMA 7 HARI, APARAT KEPOLISIAN TERUS USUT DAN KEJAR PELAKU PEMBUNUHAN IBU DAN ANAK DI PONTIANAK TIMUR KALIMANTAN BARAT,  

Ramadhan di Tengah Wabah, Muda Ajak Masyarakat Patuhi Seruan Pemerintah

Redaksi author photo


KALBARNEWS.CO.ID (KUBU RAYA) – Sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19 atau virus Corona khususnya di bulan suci Ramadan, Bupati Muda meminta seluruh camat melakukan pengendalian dan kontrol kepada masyarakat melalui kerja sama dengan para ustaz dan pengurus masjid di Kecamatan.

Khususnya untuk mengingatkan warga agar mematuhi seruan pemerintah yakni beribadah di rumah saja. Hal itu sebagaimana surat edaran Menteri Agama pada 6 April lalu tentang panduan ibadah Ramadan dan Idulfitri 1441 Hijriah di masa pandemi Covid-19.

“Karena kondisi Ramadan tahun ini berbeda dengan Ramadan sebelumnnya. Ramadan tahun ini kita di tengah pandemi Covid-19. Maka kita minta masyarakat agar beribadah di rumah saja,” kata Muda Mahendrawan. 

Di tengah kondisi pandemi Covid-19, Muda mengajak seluruh masyarakat Kubu Raya untuk lebih menahan diri. Termasuk dalam kegiatan ibadah agar tetap dilakukan di rumah saja. Tidak memaksakan diri untuk beribadah di masjid. Hal itu sebagai upaya bersama untuk menjaga keselamatan dari penyebaran Covid-19 atau virus Corona.

“Kita harus membentengi keluarga-keluarga kita. Di tengah pandemi Covid-19 ini kita bisa beribadah bersama keluarga inti di rumah saja,” kata Muda.

Selain itu, Muda juga mengingatkan masyarakat untuk dapat membatasi kegiatan lainnya di bulan Ramadan. Seperti acara buka puasa bersama maupun kegiatan khas Ramadan lainnya. Camat juga diminta untuk terus mengingatkan warga agar disiplin mematuhi protokol kesehatan yang berlaku. 

“Imbauan pemerintah juga seperti itu. Sebenarnya pemerintah tidak melarang rakyatnya, namun ini karena pemerintah lebih sayang kepada rakyatnya,” tuturnya.

Menurut Muda, imbauan pemerintah harus dipandang dengan kacamata positif. Bukan justru menjadi bahan perdebatan. Menurutnya, di tengah pandemi Covid-19 saat ini, Ramadan akan lebih baik jika dilalui dengan kesederhanaan 

“Siapa yang mau rakyatnya sakit? Siapa yang mau menderita? Dalam kondisi ekonomi seperti ini, kita lalui Ramadan dengan kesederhanaan saja. Kondisi ini ujian bagi kita semua,” ucapnya.

Muda pun mengingatkan masyarakat Kubu Raya untuk tidak mudik. Dan jika ada warga dari luar yang datang ke Kubu Raya, maka harus menjalani isolasi. Ia meminta masyarakat memahami konsekuensi tersebut.

“Jika dia sayang keluarga, sayang orang tua, lebih baik jangan mudik dulu. Ditunda dulu. Setelah pandemi Covid-19 ini berakhir, barulah mudik,” ajaknya. (tim liputan)

Editor : Aan
Komentar Anda

Berita Terkini