BREAKING NEWS

MASJID RAYA MUJAHIDIN TIADAKAN SHOLAT IED BERDASARKAN HASIL RAPAT PENGURUS DAN SURAT EDARAN GUBERNUR KALIMANTAN BARAT, KODAM XII/TPR DUKUNG PUTUSAN PENGURUS MASJID RAYA MUJAHIDIN TIADAKAN SHOLAT IED SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN PANDEMI COVID-19, DANREM 121/ABW PEDULI PELESTARIAN UDANG DAN IKAN TEBAR BIBIT DI SUNGAI PAWAN KETAPANG, WARGA TANGKAP PENCURI DI JL TRANS KALIMANTAN DAN HAKIMI PENCURI YANG TERTANGKAP TANGAN PUKUL 01:00 WIB DINI HARI

Ketua KONI Kapuas Hulu Berharap Atlet-Atlet bisa Berlaga di PON Papua Tahun 2020

Redaksi
Ketua KONI Kapuas Hulu, Sadiq Asdhar Khan

Pontianak (Kalbarnews.co.id) - Saat ditanya awak media terkait persiapan PON mendatang Tahun 2020 di Provinsi Papua, Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Kapuas Hulu, Sadiq Asdhar Khan menyampaikan bahwa untuk Atletnya yang ada di Kabupaten Kapuas Hulu tidak ada yang lolos untuk berlaga di PON di Provinsi Papua Tahun 2020 mendang, namun hal tersebut menjadi motivasi bagi dirinya supaya atlitnya bisa masuk nantinya.

"Ini adalah upaya untuk solusi gimna caranya kita bisa masuk dan lolos nantinya, pada dasarnya kita tidak ada yang lolos ke PON, cuma dengan semangat kawan-kawan di sini untuk menghadapi PON yang berikutnya khususnya untuk atlet yang ada di kabupaten kapuas hulu ." Ucapnya.

"karena kita tahu papua ini atau pun yang dianggap semacam spesiallah, karena kita di sana berhadapan langsung dengan keadaan alam termasuk keadaan keamanannya juga, memang kita harus ada Trik yang ikut PON itu, artinya dengan keadaan yang sangat susah pun mereka tetap semangat berangkat ke papua bukan hanya masalah transportasi, masalah keamanan untuk jiwa mereka. " Jelasnya.

Selain itu, Sadik Asdhar Khan selaku Ketua KONI Kabupaten Kapuas Hulu juga berharap untuk atlet-atlet yang berlaga dari Kabupaten lain untuk mewakili Provinsi Kalimantan Barat dapat memenangkan dan meraih prestasi serta dapat mengharumkan nama Provinsi Kalimantan Barat .

"kita berharap mereka bisa meraih prestasi disana nanti untuk mewakili Kalbar,  sehingga dapat mengharupkan nama Kalbar. Sebagaimana yang lebih diamanatkan oleh Rapat Kerja inilah ." Pungkasnya. (syahrial/tim liputan)

Editor : Aan

Komentar Anda

Berita Terkini