BREAKING NEWS

MASJID RAYA MUJAHIDIN TIADAKAN SHOLAT IED BERDASARKAN HASIL RAPAT PENGURUS DAN SURAT EDARAN GUBERNUR KALIMANTAN BARAT, KODAM XII/TPR DUKUNG PUTUSAN PENGURUS MASJID RAYA MUJAHIDIN TIADAKAN SHOLAT IED SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN PANDEMI COVID-19, DANREM 121/ABW PEDULI PELESTARIAN UDANG DAN IKAN TEBAR BIBIT DI SUNGAI PAWAN KETAPANG, WARGA TANGKAP PENCURI DI JL TRANS KALIMANTAN DAN HAKIMI PENCURI YANG TERTANGKAP TANGAN PUKUL 01:00 WIB DINI HARI

DPD PDI Perjuangan Kalbar Siapkan Sekber Untuk Organisasi Mahasiswa Kelompok Cipayung

Redaksi
Ketua DPD PDI Perjuangan Kalbar, Lasarus didampingi Sekretaris dan Bendahara saat bersilahturahmi dengan Mahasiswa

Kubu Raya (Kalbarnews.co.id) - DPD PDI Perjuangan Kalimantan Barat berkomitmen memperjuangkan aspirasi organisasi mahasiswa (ormawa) yang tergabung di kelompok Cipayung. Sebagai bukti komitmen tersebut, PDI Perjuangan bakal menyiapkan sekretariat bersama (sekber) bagi ormawa kelompok Cipayung yang lokasinya tepat berada di samping Kantor DPD PDI Perjuangan Kalbar.

"Kita akan berikan ruang nanti, Sekretariat bersama sebuah ruko, kita tata khusus untuk dijadikan sekber. Boleh ngumpul, diskusi dan sebagainya di situ nanti," ucap Ketua DPD PDI Perjuangan Kalbar Lasarus saat bersilaturahmi dengan perwakilan ormawa Cipayung, Senin (17/02/2020).

Tak hanya bangunan fisik, lanjut Lasarus, DPD PDI Perjuangan Kalbar juga akan menyiapkan sejumlah fasilitas pendukung seperti jaringan internet dan barang-barang furnitur di sekber tersebut. Bahkan kata dia, secara periodik Ia dan jajaran pengurus DPD lainnya juga bakal memberikan pendidikan politik kepada para mahasiswa.

"Silakan nanti sekber itu kalian pakai. Nanti kita bikin yang bagus, wi-finya bagus. Bisa kalian pakai ngumpul dan gunakan untuk keperluan yang baik-baik," ujarnya.

Lasarus juga menampik argumen yang menyatkan bahwa sekber tersebut merupakan alat politik PDI Perjuangan untuk meraih simpati publik. Ia berujar, tujuan PDI Perjuangan menyiapkan sekber semata-mata ingin mengakomodasi aspirasi mahasiswa.

Ketua Komisi V DPR itu bahkan menyatakan secara tegas bahwa PDI Perjuangan sama sekali tidak keberatan apabila mahasiswa yang menempati sekber tersebut malah tidak memilih PDI Perjuangan pada saat Pemilu.

"Soal pilihan politik di kemudian hari kalian tidak usah khawatir. Kami tidak akan sakit hati kalau ternyata misalnya adik-adik bilang PDI Perjuangan ini bukan jembatan yang pas bagi saluran politik saya. Kita tidak keberatan. Yang penting kita punya kesamaan pandangan bagaimana kita melihat daerah dan bangsa ini ke depan," tegasnya.

Lebih lanjut, anggota DPR dengan raihan suara terbanyak di dapil Kalbar II pada Pemilu 2019 ini tak lupa untuk mengingatkan mahasiswa agar jangan terlalu berlama-lama menyelesaikan studi. Seorang mahasiswa, sambung Lasarus, jangan cuma hebat saat diskusi, tetapi lemah mengeksekusi.

"Yang kelamaan jadi mahasiswa itu menurut saya adalah generasi yang takut menyambut masa depannya. Kami-kami ini nanti pada saatnya akan penisun di dunia perpolitikan. Kalianlah yang punya kesempatan untuk bisa mengisi tempat-tempat yang nanti kami tinggalkan. Namun, kalian jangan bermimpi bisa ke sana kalau tidak mulai belajar hari ini. Adik-adik punya kesempatan untuk belajar dan PDI Perjuangan membuka ruang bagi Anda yang mau belajar," pungkasnya.(tim liputan)

Editor : Aan

Komentar Anda

Berita Terkini