-->

BREAKING NEWS

KEBAKARAN MELANDA DUA LOKASI DI KUBU RAYA 2 RUMAH DI JL ADI SUCIPTO KEC SUNGAI RAYA DAN DI PARIT GADO KEC SUNGAI KAKAP KABUPATEN KUBU RAYA, WARGA DIHEBOHKAN DENGAN TEMUAN SESEORANG DITEMUKAN DALAM KEADAAN MENINGGAL DI KAWASAN PARIT BESAR PONTIANAK, HINGGA KINI BELUM DIKETAHUI SIAPA DAN MENINGGAL KARENA APA, BELUM ADA KETERANGAN MENGENAI TEMUAN MAYAT ITU, RUDI HARTONO PEMUDA ASAL KABUPATEN BERHASIL RAIH JUARA II PEMUDA PELOPOR TINGKAT NASIONAL MEMBAWA NAMA KABUPATEN KUBU RAYA DAN PROVINSI KALIMANTAN BARAT, PERINGATI HARI SANTRI MWC NU KECAMATAN SUNGAI AMBAWANG LAKUKAN RAPAT KERJA UNTUK MEMFOKUSKAN KINERJA PENGURUS RANTING YANG BARU SAJA DILANTIK, RAPAT KERJA MWCNU KECAMATAN SUNGAI AMBAWANG INI DIHADIRI KETU PCNU KAB KUBU RAYA, KH ABDUSSALAM, M.Si, PASANG IKLAN ANDA DI SINI, HARGA DAN KWALITAS IKLAN TERJAMIN SILAHKAN HUBUNGI KAMI DI EMAIL : REDAKSIKALBARNEWS@GMAIL.COM ATAU DI WHATSHAP : 085750113979 - 085245460919

Warga Sui Kakap Aniaya Anak Kandung Hingga Tewas, Ini Penjelasan Kapolres Kubu Raya

Redaksi author photo


Kubu Raya (Kalbarnews.co.id) - Kepolisian Resor (Polres) Kubu Raya tengah mendalami kasus penganiayaan berujung kematian yang diduga dilakukan oleh seorang ibu kandung dan ayah tiri terhadap anaknya di wilayah Kecamatan Sungai Kakap, beberapa waktu lalu. Kedua terduga pelaku ini pun diamankan di Mapolsek Sungai Kakap untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut.

Kapolres Kubu Raya AKBP Yani Permana mengatakan bahwa pihaknya sudah melakukan proses autopsi terhadap jenazah korban yang baru berusia sembilan tahun tersebut. Proses autopsi terhadap korban dilakukan di Rumah Sakit Bhayangkara Anton Soedjarwo Pontianak dan saat ini korban sudah dimakamkan.

"Korban mengalami pendarahan di bagian kepala, di bagian ulu hati dan bagian perut. Ada luka lebam di pipi kanan, sobekan di dagu, memar di pinggul sebelah kiri sampai tangan sebelah kiri," ujarnya di Sungai Kakap, Rabu (08/01/2020).

Yani menerangkan, korban dinyatakan meninggal dunia pada Selasa (7/1/2020) sekitar pukul 11.00 WIB. Sebelum meninggal, korban yang diketahui berinisial ARL itu sempat mengalami demam tinggi selama dua hingga tiga hari.

"Dari TKP kita menemukan gagang sapu yang patah. Interogasi dilakukan beberapa waktu laku. Menurut cerita sementara, orang tuanya ini jengkel karena anaknya main skate board terus. Padahal, kalau dilihat nilai rapornya, baik kognitif dan psikomotoriknya bagus. Anaknya cerdas," terangnya.

Mantan Kasubdit Hardabangtah Ditreskrimum Polda Kalbar ini menambahkan, sepasang suami istri terduga pelaku ini baru sekitar dua bulan tinggal di wilayah Sungai Kakap. Sebelumnya, mereka tinggal di Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah.

"Sekarang kita masih penyidikan lebih lanjut dan keduanya sudah kita amankan di Polsek Sungai Kakap," tandasnya. (na/tim liputan)

Editor : Heri K
Komentar Anda

Berita Terkini