-->

BREAKING NEWS

TERIMAKASIH TELAH MENGIKUTI INFORMASI DARI KAMI WWW.KALBARNEWS.CO.ID, USTAD MUSTAHAR,SPD.I TERPILIH SEBAGAI KETUA FORUM KOMUNIKASI PONDOK PESANTREN (FKPP) KABUPATEN KUBU RAYA PERIODE 2020 -2025 PADA MUSYAWARAH DAERAH FKPP KAB KUBU RAYA, SEORANG ANGGOTA SATLANTAS POLRESTA PONTIANAK DIKABARKAN LAKUKAN PELECEHAN SEX KEPADA SEORANG WARGA KARENA TIDAK BISA MEMBAYAR TILNG PELANGGARAN LALU LINTAS, KASUS INI MASIH DALAM PENYELIDIKAN APARAT, SATRESNARKOBA POLRES KUBU RAYA BEKUK TERSANGKA PENGEDAR NARKOBA DI KECAMATAN SUNGAI KAKAP, TERSANGKA BERINISIAL DP DITANGKAP BERSAMA BARANG BUKTI NARKOBA JENIS SABU-SABU, PASANG IKLAN DI KALBARNEWS GAMPANG.....!!!!! HUB MARKETING KAMI DI : 085751103979 - 085245460919 ATAU EMAIL : redaksikalbarnews@gmail.com

AKP Fauzan: Hati-Hati Saat Melintasi Jalan Trans Kalimantan

Redaksi author photo
Kasat Lantas Polres Kubu Raya, AKP Fauzann Himbau Pengguna Jl Trans Kalimantan
Kubu Raya (Kalbarnews.co.id) - Ruas Jalan Trans Kalimantan, tepatnya di Desa Teluk Bakung dan Pancaroba, Kecamatan Sungai Ambawang mengalami kerusakan akibat direndam banjir beberapa waktu lalu. Lubang-lubang pun banyak ditemui di sepanjang jalan yang menghubungkan beberapa daerah tersebut.

Kerusakan jalan tersebut mengakibatkan pengendara mengalami insiden. Bahkan, tak jarang pula berujung pada kecelakaan lalu lintas.

Menyikapi kerusakan ruas Jalan Trans Kalimantan yang berakibat pada timbulnya kecelakaan, Kasat Lantas Polres Kubu Raya AKP Fauzan mengimbau pengendara untuk tidak memacu kendaraannya dengan kecepatan tinggi saat melintasi jalan tersebut. Baik yang sedang menuju ke arah Pontianak, maupun yang hendak bertolak ke daerah hulu Kalimantan Barat.

"Untuk awal tahun 2020 ini, kondisi Jalan Trans Kalimantan, tepatnya di Desa Teluk Bakung dan Pancaroba masih belum normal. Jadi untuk imbauan setelah berlibur tahun baru dan Natal, pengendara yang melintas harap lebih berhati-hati," ujarnya saat diwawancarai di Sungai Raya, Sabtu (4/1/2020).

Fauzan mengatakan, kerusakan jalan tersebut sebenarnya sudah dikoordinasikan dengan Kementerian PUPR melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) XX Pontianak. BPJN pun sudah berjanji untuk segera memperbaiki jalan tersebut, namun masih terkendala curah hujan yang masih tinggi.

"Jangan sampai kondisi jalan yang belum normal jadi penyebab kecelakaan. Jangan memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi karena kondisi jalan masih rusak akibat rendaman banjir. Karena kita khawatir, ketika memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi lalu mengerem mendadak, maka terjadi kecelakaan," tukasnya. (na/tim liputan)

Editor : Aan

Komentar Anda

Berita Terkini