-->

BREAKING NEWS

TERIMA KASIH TELAH MENGIKUTI INFORMASI DARI KAMI DI WWW.KALBARNEWS.CO.ID, MERASA DIRUGIKAN PT SULTAN RAFLI MANDIRI LAPORKAN OTAK KERUSUHAN AKSI UNJUK RASA BEBERAPA WAKTU YANG LALU DI KETAPANG, DUA ANGGOTA DPRD KAB KUBU RAYA DAN SATU TENAGA KONTRAK DI SEKRETARIAT DPRD KAB KUBU RAYA TERKONFIRMASI POSITIF COVID-19, SEMENTARA AKTIFITAS DI SEKRETARIAT DITUTUP SELAMA 7 HARI, APARAT KEPOLISIAN TERUS USUT DAN KEJAR PELAKU PEMBUNUHAN IBU DAN ANAK DI PONTIANAK TIMUR KALIMANTAN BARAT,  

Sholat Kusuf di Masjid Al-Isra Komplek Pemerintah Kabupaten Kubu Raya

Redaksi author photo


Kubu Raya (Kalbarnews.co.id) – Pemerintah Kabupaten Kubu Raya melaksanakan Shalat Kusuf (Salat Gerhana Matahari) sesuai dengan Himbauan dari Kementerian Agama (Kemenag) yang ditandatangani Plh Dirjen Binmas Kementerian Agama (Kemenag) tentang Pelaksanaan Sholat Kusuf, Pemerintah Kabupaten Kubu Raya laksanakan Shalat Kusuf di Masjid Al-Isra Kompleks Kantor Bupati Kubu Raya, Kamis (26/12/2019).

Tampak Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan dan Kapolres Kubu Raya Yani Permana dan Pejabat serta ASN dilingkungan Pemerintah Kabupaten Kubu Raya ikuti Shalat Kusuf ini.

"Kegiatan shalat gerhana ini sengaja kita laksanakan untuk menjalankan syariat Islam dan sunnah Rasulullah," ujar Bupati Muda sesaat sebelum pelaksanaan salat.

Muda menerangkan, gerhana matahari cincin merupakan salah satu peristiwa alam langka, Sehingga salat gerhana matahari mungkin hanya dapat dilakukan sekali seumur hidup.

“Karena siklusnya itu bisa mencapai 300 tahun," sebutnya.

Muda menyatakan pihaknya telah mengeluarkan imbauan kepada umat muslim di Kubu Raya agar mengikuti pelaksanaan salat Kusuf di Masjid Al Isra Kantor Bupati Kubu Raya. Termasuk imbauan untuk para Aparatur Sipil Negara di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kubu Raya.

 “Nah, untuk di Kubu Raya kita pusatkan di Masjid Al Isra yang ada di kantor Bupati ini," tuturnya.

Seperti diketahui, menurut rilis Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN), ada delapan daerah di Indonesia yang dapat melihat fenomena gerhana matahari cincin. Selain Siak dan Singkawang, juga Padang Sidempuan, Sibolga, Kepulauan Riau, Kalimantan utara, dan Kalimantan Timur. Namun masyarakat diminta tidak melihat gerhana matahari cincin dengan mata telanjang. Sebab intensitas cahaya matahari yang kuat dapat merusak mata.

Wilayah lain di Indonesia yang juga dapat melihat gerhana matahari sebagian yakni di daerah Sumatera Selatan dan Pulau Jawa dengan penglihatan 70-80 persen. Sementara wilayah lain di Indonesia dapat melihat gerhana sebagian dengan porsi tertutupnya matahari hingga paling sedikit 20 persen di wilayah selatan Papua.

LAPAN juga melakukan kegiatan pengamatan dengan pusat kegiatan di Kabupaten Siak, Kampung Bunsur, Riau, dan Kota Singkawang. Di Siak, gerhana matahari cincin dimulai pukul 12.15 WIB, memasuki fase puncak pada pukul 12.17 WIB, dan berakhir pada pukul 12.19 WIB.

Sementara di Kota Singkawang, Kalimantan Barat, gerhana matahari cincin bisa terlihat sebagian sekitar pukul 10.43 WIB. Untuk daerah Jawa, di Jakarta gerhana matahari parsial mulai pukul 10.43 WIB dan di Surabaya gerhana mulai sekitar pukul 11.03 WIB.

Adapun daerah lain di Kalimantan Barat masih dapat melihat gerhana matahari cincin ini, namun tidak sebaik jika dilihat di Kota Singkawang. Gerhana matahari cincin adalah fenomena ketika bulan berada segaris dengan bumi dan matahari.

Bulan berada pada titik terjauh dengan bumi. Inilah yang menyebabkan piringan bulan akan terlihat lebih kecil daripada matahari dan tidak akan menutupi piringan matahari sepenuhnya. (tim liputan)

Editor : Aan



Komentar Anda

Berita Terkini