-->

BREAKING NEWS

TERIMA KASIH TELAH MENGIKUTI INFORMASI DARI KAMI DI WWW.KALBARNEWS.CO.ID, POLSEK KUBU BEKUK PEMUDA PENGEDAR NARKOBA JENIS SABU-SABU DI KECAMATAN KUBU KABUPATEN KUBU RAYA, APARAT TNI DAN POLRI AMANKAN 12 KG NARKOBA JENIS SABU-SABU DI PERBATASAN , PENANGKAPAN INI BERDASAR LAPORAN MASYARAKAT, LURAH  BENUA MELAYU LAUT DALAMI ADUAN WARGA KEPADANYA TERKAIT DUGAAN SODOMI YANG DILAKUKAN SEORANG PERIA DI WILAYAHNYA, MERASA DIRUGIKAN PT SULTAN RAFLI MANDIRI LAPORKAN OTAK KERUSUHAN AKSI UNJUK RASA BEBERAPA WAKTU YANG LALU DI KETAPANG, DUA ANGGOTA DPRD KAB KUBU RAYA DAN SATU TENAGA KONTRAK DI SEKRETARIAT DPRD KAB KUBU RAYA TERKONFIRMASI POSITIF COVID-19, SEMENTARA AKTIFITAS DI SEKRETARIAT DITUTUP SELAMA 7 HARI, APARAT KEPOLISIAN TERUS USUT DAN KEJAR PELAKU PEMBUNUHAN IBU DAN ANAK DI PONTIANAK TIMUR KALIMANTAN BARAT,  

Kapolres Imbau Masyarakat Waspadai Polisi Gadungan di Kubu Raya

Redaksi author photo

 
Kapolres Kubu Raya, AKBP Yani Permana minta Waspadai Polisi Gadungan di Kubu Raya
Kubu Raya (Kalbarnews.co.id) - Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Kubu Raya AKBP Yani Permana mengimbau masyarakat untuk mewaspadai fenomena polisi gadungan. Imbauan tersebut disampaikan Yani guna menyikapi penangkapan polisi gadungan yang melakukan tindakan pencabulan anak di bawah umur di Kabupaten Ketapang, baru-baru ini.

Masyarakat Kubu Raya diminta Kapolres untuk tidak mudah percaya terhadap seseorang yang mengaku sebagai polisi, tetapi tanpa identitas yang jelas. Jika mendapati adanya fenomena seperti itu, dirinya meminta masyarakat untuk segera melapor ke markas kepolisian setempat.

"Masyarakat saya minta tidak mudah percaya terhadap orang yang mengaku polisi, yang berbaju polisi tanpa identitas yang benar. Kalau melihat dan menemukan, segera melapor ke pihak kepolisian setempat. Nanti akan dilakukan pengecekan oleh teman-teman polisi terdekat untuk memastikan kebenarannya," ujarnya saat diminta tanggapan di Mapolres Kubu Raya, Senin (30/12/2019).

Mantan Kasubdit II Dit Reskrimum Polda Kalbar itu juga memberikan tips agar masyarakat lebih mudah mengenali polisi gadungan. Cara-cara yang bisa dilakukan di antaranya meminta mereka menunjukkan surat tugas atau kartu identitas lainnya.

Jika mereka mampu menunjukkan surat tugas dan kartu identitasnya, lanjut Kapolres, barulah masyarakat boleh memercayai bahwa mereka merupakan anggota polisi. Namun jika tidak, masyarakat diharapnya untuk tidak percaya dan segera melapor ke kepolisian setempat.

"Kalau dia tengah bertugas, minta surat tugasnya. Apabila tidak menyampaikan surat tugasnya, perlu dipertanyakan dan langsung laporkan ke pihak kepolisian. Kemudian, jika mereka bisa menunjukkan identitasnya sebagai anggota Polri, bisa dinyatakan iya, baru kita percaya. Tapi kalau tidak bisa, khususnya surat dinas maka jangan percaya," tutupnya. (tim liputan)

Edeitor : Aan
Komentar Anda

Berita Terkini