-->

BREAKING NEWS

TERIMA KASIH TELAH MENGIKUTI INFORMASI DARI KAMI DI WWW.KALBARNEWS.CO.ID, MERASA DIRUGIKAN PT SULTAN RAFLI MANDIRI LAPORKAN OTAK KERUSUHAN AKSI UNJUK RASA BEBERAPA WAKTU YANG LALU DI KETAPANG, DUA ANGGOTA DPRD KAB KUBU RAYA DAN SATU TENAGA KONTRAK DI SEKRETARIAT DPRD KAB KUBU RAYA TERKONFIRMASI POSITIF COVID-19, SEMENTARA AKTIFITAS DI SEKRETARIAT DITUTUP SELAMA 7 HARI, APARAT KEPOLISIAN TERUS USUT DAN KEJAR PELAKU PEMBUNUHAN IBU DAN ANAK DI PONTIANAK TIMUR KALIMANTAN BARAT,  

Ribuan Santri Ikuti Apel Akbar Bersama Gubernur Kalbar

Redaksi author photo
Gubernur Kalbar, H Sutarmidiji serahkan bantuan setelah Apel Akbar bersama Santri

Pontianak (Kalbarnews.co.id) - Ribuan Santri dari berbagai Pondok Pesantren ikuti Apel Akbar bersama Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji di Halaman Kantor Gubernur Jl Ahmad Yani Pontianak, Gubernur menyebut santri sebagai tulang punggung negara dalam menata kehidupan keberagaman. Ucapan tersebut diutarakan Sutarmidji seusai menghadiri Upacara Peringatan Hari Santri Nasional di Halaman Kantor Gubernur Kalbar, Sabtu (26/10/2019) pagi.

"Santri ini nanti pendidikannya dengan adanya UU Pesantren itu setara dengan pendidikan formal lainnya. Bahkan mereka punya nilai plus karena pendidikan agamanya kuat. Ini (santri) menjadi tulang punggung negara untuk menata kehidupan keberagaman dengan nyaman," ujarnya.


Mantan Wali Kota Pontianak itu juga tak meragukan komitmen para santri dalam merawat keberagaman etnik dan agama di Indonesia. Karenanya, Ia bertekad untuk terus menguatkan pesantren supaya melahirkan para pemimpin yang memiliki pemahaman bernegara yang baik.

"Ikrar santri isinya menjaga keberagaman NKRI. Jadi, kita terus membuat pesantren ini untuk membuat pemimpin-pemimpin yang jelas konsepnya lebih paripurna tentang pemahaman kehidupan bernegara," tukasnya.

Di depan ribuan santri dari berbagai pondok pesantren di Kota Pontianak dan Kubu Raya, Sutarmidji juga mendorong para santri untuk menjadi penghafal Alquran. Dirinya juga meyakini kalangan santri lebih mudah dalam menghafal Alquran dibandingkan kalangan umum. Di samping itu, Pemprov Kalbar dikatakannya menang tengah menggalakkan program penciptaan hafiz-hafiz quran. Dalam jangka waktu dua tahun ke depan, dirinya menargetkan tercipta 5 ribu hafiz di Kalimantan Barat.

"Penghafal Quran itu lebih mudah kalau di kalangan santri. Karena mereka sudah terbiasa dan keseriusannya tak diragukan. Kita target 5 ribu mudah-mudahan tercapai," ucapnya.

Usai Upacara Peringatan Hari Santri, Sutarmidji juga menyerahkan beasiswa secara simbolis kepada lebih dari 2 ribu santri. Sebanyak 1.120 santri menerima beasiswa sebesar Rp 450 ribu per tahun, 600 orang santri menerima Rp 750 ribu per tahun dan sebanyak 370 santri menerima 1 juta per tahun.

Tak cuma itu, sebanyak 11 orang dari perwakilan peserta upacara yang ditunjuknya secara acak juga Ia beri bantuan senilai 5 juta yang diperuntukaan Pondok Pesantren dimana para Santri iytu belajar. Namun, bantuan tersebut tak langsung diserahkan di hari yang sama karena baru akan diserahkan pada hari Senin (28/10/2019) mendatang di Kantor Gubernur Kalbar. (tim liputan)

Editor : Heri K
Komentar Anda

Berita Terkini