-->

BREAKING NEWS

DANDIM 1207 DAN KAPOLRES KUBU RAYA MENGHIMBAU MASYARAKAT UNTUK TIDAK BAKAR LAHAN APALAGI SAAT KEMARAU SEPERTI SAAT INI, PENGURUS YARSI PONTIANAK MATANGKAN TEKNIS PENGGABUNGAN DUA LEMBAGA PENDIDIKAN YANG DINAUNGI YAYASAN YAITU SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN (STIKES) DAN AKADEMI FARMASI (AKFAR) UNTUK MENJADI UNIVERSITAS YARSI PONTIANAK, DENGAN PENAMBAHAN FAKULTAS HINGGA ENAM FAKULTAS, DPC PARTAI GERINDRA KOTA PONTIANAK BERDUKA, WAKIL KETUA, Drs SY ISKANDAR ALMUNTAHAR, M.Sos YANG JUGA ANGGOTA DPRD KOTA PONTIANAK MENINGGAL DUNIA DI RS PROMEDIKA PONTIANAK, PADA HARI INI, MINGGU (14 PEBRUARI 2021), WARGA SUNGAI JAWI GG NILAM 7 JL PROF DR HAMKA PONTIANAK DIGEGERKAN DENGAN KASUS PEMBUNUHAN, KAMIS 911/02/2021), WARGA SUNGAI RAYA DIGEGERKAN DENGAN PENEMUAN MAYAT DI ATAS PARIT PERSIS DISAMPING MAPOLDA KALBAR, POLRES KUBU RAYA BERHASIL UNGKAP DAN PELAKU PEMBUNUHAN DI DESA MADUSARI KEC SUNGAI RAYA, MOTIF PEMBUNUHAN KARENA UTANG PIUTANG, KETUA KOMISI V DPR RI BERSAMA PERWAKILAN KEMENTERIAN PERHUBUNGAN SERAHKAN SATU UNIT BUS SEKOLAH KEPADA UNIVERSITAS NAHDLATUL ULAMA KALIMANTAN BARAT, JUMAT (05/02/2021)

Bank Sampah Maju Bahagia, Ciptakan Masyarakat Hidup Sehat

Redaksi author photo


Kubu Raya (Kalbarnews.co.id) – Dinas Kesehatan Kabupaten Kubu Raya meluncurkan Bank Sampah Maju Bahagia Desa Parit Baru, Peluncuran yang dilakukan pada kegiatan Kampanye Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) di Gedung Serba Guna Masjid Al-Muhajirin, Desa Parit Baru Kec. Sui Raya Kabupaten Kubu Raya, Senin (02/09/2019) lalu.

Kegiatan ini dihadiri Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan didampingi Sekretaris Daerah Yusran Anizam dan Ketua TP PKK Rosalina Muda Mahendrawan. 

Bupati Muda Mahendrawan mengapresiasi Pemerintah Desa Parit Baru atas pembentukan bank sampah di tingkat desa. Menurutnya, bank sampah merupakan upaya percepatan dan inovasi yang baik yang dilakukan pemerintah desa. Mengoptimalkan program bank sampah, Muda menyebut perlunya partisipasi semua pihak.

"Saya mengapresiasi kegiatan ini. Ini adalah pelopor bank sampah di Kubu Raya. Untuk itu kita mengajak setiap desa juga bisa membentuk bank sampah ini," ucap Muda. 

Muda pun mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap sampah. Sehingga sampah dapat dikelola menjadi bermanfaat. 

"Dari sampah menjadi berkah. Bahkan jika tabungan dari sampah ini sudah banyak, Pemerintah Kabupaten Kubu Raya bisa  memprogramkan umrah untuk yang muslim," katanya. 

Kepala Desa Parit Baru Musa mengajak ketua RT dan RW untuk bekerja sama dalam mengelola bank sampah di Desa Parit Baru. Jika selama ini bank sampah hanya buka di hari Sabtu dan Minggu, dirinya berharap ke depan bank sampah akan buka dari Senin hingga Sabtu.
 
“Karena penyumbang sampah terbesar di Kubu Raya salah satunya adalah Desa Parit Baru," ujarnya.

Musa mengatakan, saat ini bank sampah yang ada di Desa Parit Baru masih terkendala transportasi. Karena itu, ke depannya Pemerintah Desa Parit Baru berupaya menganggarkan pembelian sepeda motor untuk operasional bank sampah.

"Kita harapkan pengelola bank sampah ke depannya bisa berkeliling setiap hari mengumpulkan sampah yang bisa dimanfaatkan untuk dijual kembali," kata Musa.

Musa meminta pengurus RT dan RW untuk terus bersinergi. Sehingga bank sampah semakin dikenal. Bahkan dirinya berharap program bank sampah jauh lebih dikenal daripada sosok Desa Parit Baru. 

"Kerja sama harus kita tingkatkan. Ketua RT boleh menjadi agen dari bank sampah di RT masing-masing," katanya. (tim liputan)

Editor : Heri K
Komentar Anda

Berita Terkini