-->

BREAKING NEWS

DANDIM 1207 DAN KAPOLRES KUBU RAYA MENGHIMBAU MASYARAKAT UNTUK TIDAK BAKAR LAHAN APALAGI SAAT KEMARAU SEPERTI SAAT INI, PENGURUS YARSI PONTIANAK MATANGKAN TEKNIS PENGGABUNGAN DUA LEMBAGA PENDIDIKAN YANG DINAUNGI YAYASAN YAITU SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN (STIKES) DAN AKADEMI FARMASI (AKFAR) UNTUK MENJADI UNIVERSITAS YARSI PONTIANAK, DENGAN PENAMBAHAN FAKULTAS HINGGA ENAM FAKULTAS, DPC PARTAI GERINDRA KOTA PONTIANAK BERDUKA, WAKIL KETUA, Drs SY ISKANDAR ALMUNTAHAR, M.Sos YANG JUGA ANGGOTA DPRD KOTA PONTIANAK MENINGGAL DUNIA DI RS PROMEDIKA PONTIANAK, PADA HARI INI, MINGGU (14 PEBRUARI 2021), WARGA SUNGAI JAWI GG NILAM 7 JL PROF DR HAMKA PONTIANAK DIGEGERKAN DENGAN KASUS PEMBUNUHAN, KAMIS 911/02/2021), WARGA SUNGAI RAYA DIGEGERKAN DENGAN PENEMUAN MAYAT DI ATAS PARIT PERSIS DISAMPING MAPOLDA KALBAR, POLRES KUBU RAYA BERHASIL UNGKAP DAN PELAKU PEMBUNUHAN DI DESA MADUSARI KEC SUNGAI RAYA, MOTIF PEMBUNUHAN KARENA UTANG PIUTANG, KETUA KOMISI V DPR RI BERSAMA PERWAKILAN KEMENTERIAN PERHUBUNGAN SERAHKAN SATU UNIT BUS SEKOLAH KEPADA UNIVERSITAS NAHDLATUL ULAMA KALIMANTAN BARAT, JUMAT (05/02/2021)

Desa Rasau Jaya 2 Areal Demplot Kawasan Agropolitan Sentra Produksi Jagung

Redaksi author photo
Kepala Dinas Pertanian Kubu Raya, Gandi Satygraha saat berikan Benih kepada Petani di Rasau Jaya

Kubu Raya (Kalbar News) - Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Kubu Raya, Gandi Satyagraha mengatakan pihaknya akan mengawal para petani Kubu Raya dalam upaya meningkatkan Produktifitas Pertanian dan akan jadikan Desa Rasau Jaya 2 sebagai Areal Demplot Kawasan Agropolitan Sentra Produksi Jagung, Jumat (12/04/2019).

Gandi mengatakan pihaknya akan memberikan pendampingan melalui para penyuluh pertanian, sehingga para petani di Kubu Raya juga akan terus mendapatkan tambahan ilmu pengetahuan dan pemanfaatan tekhnologi pertanian yang terus berkembang yang akan disesuaikan dengan kultur dan budaya masyarakat setempat.

 Diakatakan Gandhi, komoditi yang dikembangkan dalam areal demplot kawasan agropolitan di Desa Rasau Jaya II tersebut adalah jagung. Dimana jagung, juga akan menghasilkan berbagai hasil olahan dalam bentuk pangan, mulai dari susu jagung, tepung jagung (tapioca) dan lain-lain. 

Disamping itu, juga dapat dimanfaatkan menjadi pakan ternak, batang dan daunnya dapat digunakan untuk pakan sapi. 

“Kita akan kawal para petani kita, melalui penyuluh pertanian yang kita miliki. Ini kita lakukan agar para petani kita terus menambah ilmu pengetahuan dan penerapan tekhnologi pertanian modern secara perlahan kita sampaikan dan kita damping penggunaannya. Supaya hasil produksi kita terus meningkat sedangkan biaya operasional dapat ditekan atau menurun,” ujar Gandhi. (tim liputan)

Editor : Heri K

Komentar Anda

Berita Terkini