-->

BREAKING NEWS

WARGA GG SAWIT JL ABDURAHMAN SALEH PONTIANAK TENGGARA DIHEBOHKAN DENGAN DUEL DUA ORANG YANG AKIBATKAN SALAH SATUNYA TEWAS DITEMPAT DENGAN LUKA TUSUKAN DI TUBUH KORBAN, WARGA BERHASIL AMANKAN PELAKU PENUSUKAN DAN LAPORKAN KE APARAT BERWAJIB, POLRESTA PONTIANAK AMANKAN TERSANGKA PENUSUKAN DAN BARANG BUKTI SEBILAH PISAU, DIDUGA KASUS PENUSUKAN KARENA KEKECEWAAN PELAKU TERHADAP KORBAN YANG MENJANJIKAN KERJAAN PROYEK, NAMUN WALAUPUN SUDAH SETORKAN SEJUMLAH UANG HINGGA KINI JANJI KERJAAN ITU TAK KUNJUNG ADA, PASANG IKLAN ANDA DI SINI, HARGA DAN KWALITAS IKLAN TERJAMIN SILAHKAN HUBUNGI KAMI DI EMAIL : REDAKSIKALBARNEWS@GMAIL.COM ATAU DI WHATSHAP : 085750113979 - 085245460919

Sutarmidji dan Sujiwo ajak Warga Tidak Ragu Tentukan Pilihan

Redaksi author photo

Sutarmidji sampaikan sambutan dalam Istiqosah dan Haul Akbar Masyarakat Desa Punggur Kecil

Kubu Raya (Kalbar News) - Sutarmidji dan Sujiwo ajak Warga Kalimantan Barat untuk tidak ragu menentukan pilihan dalam Pemilu mendatang, hal itudisampaikan ketika bersilahturahmi dengan masyarakat Desa Punggur Kecil Kec Sui Kakap Kabupaten Kubu Raya, Minggu (10/03/2019).

Sutarmidji yang datang didampingi Sujiwo dalam acara Istiqosah dan Haul Akbar KH Abdullah Salam (Kajen Pati) di Pondok Pesantren Nurul Furqon Pimpinan KH Syamsudin menyampaikan agar Masyarakat tidak gampang terpengaruh dengan berita tidak benar yang sengaja disebarkan dan membuat keraguan pada masyarakat dalam menentukan pilihan.
 
KH Syamsudin bersama Sutarmidji dan Sujiwo beserta Masyarakat Kubu Raya
“Bapak Ibu jangan ragu menentukan pilihan, kalau ragu maka semua juga tak menentu, rezeqi tak menentu, Pemerintah mau membangun pun ragu, jadi jangan ragu ya,”Ujar Sutarmidji sambil tersenyum kepada Warga yang hadir.

Di hadapan ratusan warga, Sutarmidji juga menjelaskan bahwa dirinya mengetahui secara persis bahwa berita-berita yang isinya memojokkan Jokowi saat ini merupakan berita yang tidak sepenuhnya benar. Sebagai contoh, lanjut Midji, adanya dugaan yang menyatakan Jokowi akan melarang dikumandangkannya azan ketika nantinya kembali menjabat sebagai Presiden RI.

“Saya tahu persis siapa Jokowi karena saya sama-sama wali kota dengan dia. Dia dua periode, saya juga dua periode dan kita sering komunikasi,” ucap Midji.

Sutarmidji mengaku tahu persis sehingga berita-berita yang memojokkan itu pasti tidak benar. Misalnya laki-laki kawin sesama laki-laki, perempuan kawin sesama perempuan, bahkan larangan azan. 

“Kalau memang ada larangan azan, datangi saya. Biar saya yang perintahkan untuk azan sekuat-kuatnya,” jelasnya.

Hal senada disampaikan Sujiwo kepada Masyarakat yang hadiri Istigosah dan Haul Akbar tersebut, dirinya mengatakan Masyarakat harus bisa membedakan mana berita benar dan berita bohong, Sujiwo menyatakan Masyarakat harus bisa menjaga Persatuan dan Kesatuan bangsa ini.

“Masyarakat disini bersama KH Syamsudin sudah menyatkan keyakinan kepada Calon pemimpin kedepan adalah pasangan 01 Jokowi-KH Ma’ruf, tentu keyakinan ini adalah hak sebagai warga negara sebagaimana keyakinan saya dan Pak Sutarmidji jika ada yang berbeda pandangan bukan untuk dibully atau diperdebatkan,”jelas Sujiwo.

Sujiwo menghimbau kepada semua pihak untuk tidak melakukan hal tidak baik, menghina, menghujat atau membully kedua Putra terbaik bangsa ini baik Jokowi ataupun Prabowo.

“Menyampaikan sesuatu yang tidak baik saja kita dilarang, apalagi Ghibah bahkan sampai memfitnah, dalam Agama juga dilarang untuk melakukan itu,” ungkap Sujiwo. (tim liputan)

Editor : Heri K



Komentar Anda

Berita Terkini