-->

BREAKING NEWS

BANJIR MELANDA BEBERAPA DESA SEPANJANG JL TRANS KALIMANTAN SUNGAI AMBAWANG KAB KUBU RAYA, SELAIN KARENA AIR PASANG CURAH HUJAN SEMAKIN MEMPERPARAH BANJIR TERSEBUT, SEHINGGA MELUMPUHKAN AKTIFITAS WARGA SEKITAR, MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN, EDDY PRABOWO DIKABARKAN DITANGKAP OLEH KOMISI PEMBERANTASAN KORUPSI (KPK) DALAM OPERASI TANGKAP TANGAN, ARUS KENDARAAN DARI ARAH JEMBATAN KAPUAS 2 MENUJU JL TRANS KALIMANTAN SUNGAI AMBAWANG MACET TOTAL, KEMACETAN HINGGA MENCAPAI 1 KM, BELUM DIKETAHUI PENYEBABNYA HINGGA KINI BELUM ADA KETERANGAN RESMI, KEBAKARAN KEMBALI TERJADI, KALI INI DI KOMPLEK PERTOKOAN DI JL TRANS KALIMANTAN SUNGAI AMBAWANG KAB KUBU RAYA, NQMUN DAPAT SIATASI DWNGAN CEPAT OLEH PEMADAM KEBAKARAN YANG TIBA DWNGAN CEPAT DI TKP, LEMBAGA PENDIDIKAN YARSI PONTIANAK TANDA TANGANI MOU PENERIMAAN MAHASISWA DARI SANTRI BERPRESTASI DAN HAFIZ-HAFIZHOH TANPA TEST, LAKI SIAP DUKUNG PEMERINTAH DALAM PEMBERANTASAN KORUPSI DI KALBAR, BAPILU DPD PDI PERJUANGAN TARGETKAN MENANG 100 PERSEN PILKADA SERENTAK DI KALBAR, PENEMUAN MAYAT DI GG DUNGUN PONTIANAK HEBOHKAN WARGA SEKITAR, HINGGA SAAT INI MAYAT MASIH BERADA DILOKASI KEJADIAN MENUNGGU APARAT KEPOLISIAN MENGEVAKUASI MAYAT TERSEBUT, PASANG IKLAN ANDA DI SINI, HARGA DAN KWALITAS IKLAN TERJAMIN SILAHKAN HUBUNGI KAMI DI EMAIL : REDAKSIKALBARNEWS@GMAIL.COM ATAU DI WHATSHAP : 085750113979 - 085245460919

Rizqi, Pasien Penyakit Miningitis yang sempat ditolak, kini sudah sudah dirawat di RS Sudarso

Redaksi author photo
Rizqi (11) Warga Kecamatan Batu Ampar yang derita Penyakit Miningitis saat di Rumah Singgah
Kubu Raya (Kalbar News) – Rizqi (11) Putra Sulung Pasangan Aidil dan Maya Warga Jl Pancasila Selatan RT/RW 11/06 Desa Padang Tikar 2 Kecamatan Batu Ampar Kabupaten Kubu Raya sudah hampir 1,5 tahun alami penyakit miningitis dan harus dirujuk ke Rumah sakit di Pontianak dengan di dampingi Perawat dari Puskesmas Kecamatan Batu Ampar, Kamis (14/03/2019).

Namun alangkah sedih hati Maya (33) ibunda Rizqi, karena sempat di tolak pihak RS Sudarso dengan alasan kamar penuh, kemudian oleh Pihak RS Sudarso diarahkan Ke Rumkit, namun lagi-lagi harus bersedih karena Rumkit juga menolak dengan alasan tidak ada alat untuk menangani jenis penyakit ini.
 
Maya (33) Ibunda Rizqi yang sedang merawat Putra Sulungnya di Rumah Singgah Jl Adi Sucipto
“Saya sedih pak, tapi mau gimana lagi akhirnya saya bersama Suami membawa Rizqi ke Rumah singgah di Jl Adi Sucipto ini sambil menunggu RS Sudarso ada kamar,”jelas Maya Ibunda Riqki.

Dari penjelasan Kedua Orang tua Rizqi, Anaknya pada awalnya mengalami panas tinggi hingga alami stip, dan akhirnya mengalami keadaan seperti ini.

“Awalnya anak saya alami demam tinggi sampai alami stip, dulu pernah juga kami bawa ke RS Sudarso dan dirawat selama kurang lebih 1 Bulan, stelah demamnya hilang saya bawa pulang,”jelas Maya.

Namun setelah pulang dari Rumah Sakit hingga saat ini Rizqi tetap tidak mengalami perubahan, bahkan badanya semakin kurus dan tidak bisa melakukan aktifitas seperti anak-anak lainya.

Setelah 1,5 tahun menderita Penyakit ini dan setelah mendapat Perawatan dari Puskesmas Batu Ampar kemudian Rizqi harus dirujuk untuk dirawat inap di Rumah Sakit dengan bantuan Pihak Puskesmas.

Menanggapi hal tersebut Wakil Bupati Kubu Raya, Sujiwo mengatakan bahwa Pemerintah Kabupaten melalui Dinas Kesehatan Kubu Raya telah menangani Rizqi dengan memberikan perawatan di Puskesmas Kecamatan Batu Ampar serta memberikan Fasilitas BPJS untuk Rizqi.

“Pemkab melalui Dinas Kesehatan telah memantau dan memberikan Perawatan di Pusksemas Batu Ampar serta telah memberikan BPJS, sehingga hari ini dirujuk ke Rumah Sakit,” jelas Sujiwo.

Saat ini Dinas Kesehatan sedang melakukan koordinasi dengan Pihak Rumah Sakit Sudarso untuk penanganan lebih lanjut terhadap Rizqi.

“Sejak awal mengetahui ada warga Kecamatan Batu Ampar yang alami penyakit ini Kita langsung turun tangan, dan informasi dari Dinas Kesehatan saat ini Rizqi sudah dapat di rawat inap di RS Sudarso,” pungkas Sujiwo. (ej)

Editor : Heri K

Komentar Anda

Berita Terkini