-->

BREAKING NEWS

BANJIR MELANDA BEBERAPA DESA SEPANJANG JL TRANS KALIMANTAN SUNGAI AMBAWANG KAB KUBU RAYA, SELAIN KARENA AIR PASANG CURAH HUJAN SEMAKIN MEMPERPARAH BANJIR TERSEBUT, SEHINGGA MELUMPUHKAN AKTIFITAS WARGA SEKITAR, MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN, EDDY PRABOWO DIKABARKAN DITANGKAP OLEH KOMISI PEMBERANTASAN KORUPSI (KPK) DALAM OPERASI TANGKAP TANGAN, ARUS KENDARAAN DARI ARAH JEMBATAN KAPUAS 2 MENUJU JL TRANS KALIMANTAN SUNGAI AMBAWANG MACET TOTAL, KEMACETAN HINGGA MENCAPAI 1 KM, BELUM DIKETAHUI PENYEBABNYA HINGGA KINI BELUM ADA KETERANGAN RESMI, KEBAKARAN KEMBALI TERJADI, KALI INI DI KOMPLEK PERTOKOAN DI JL TRANS KALIMANTAN SUNGAI AMBAWANG KAB KUBU RAYA, NQMUN DAPAT SIATASI DWNGAN CEPAT OLEH PEMADAM KEBAKARAN YANG TIBA DWNGAN CEPAT DI TKP, LEMBAGA PENDIDIKAN YARSI PONTIANAK TANDA TANGANI MOU PENERIMAAN MAHASISWA DARI SANTRI BERPRESTASI DAN HAFIZ-HAFIZHOH TANPA TEST, LAKI SIAP DUKUNG PEMERINTAH DALAM PEMBERANTASAN KORUPSI DI KALBAR, BAPILU DPD PDI PERJUANGAN TARGETKAN MENANG 100 PERSEN PILKADA SERENTAK DI KALBAR, PENEMUAN MAYAT DI GG DUNGUN PONTIANAK HEBOHKAN WARGA SEKITAR, HINGGA SAAT INI MAYAT MASIH BERADA DILOKASI KEJADIAN MENUNGGU APARAT KEPOLISIAN MENGEVAKUASI MAYAT TERSEBUT, PASANG IKLAN ANDA DI SINI, HARGA DAN KWALITAS IKLAN TERJAMIN SILAHKAN HUBUNGI KAMI DI EMAIL : REDAKSIKALBARNEWS@GMAIL.COM ATAU DI WHATSHAP : 085750113979 - 085245460919

PGIW Kalimantan Barat lakukan Dialog Kebangsaan Jaga Persatuan Dan Kesatuan Bangsa

Redaksi author photo
Ketua PGIW Kalimantan Barat, Pendeta Paulus Ajong, MTh saat Dialog Kebangsaan di Hotel Kapuas Palace Pontianak

Pontianak (Kalbar News) - Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia Wilayah (PGIW) Kalimantan Barat lakukan Dialog Kebangsaan sebagai bagian dari tanggung jawab gereja untuk ikut membuka kesadaran dan komitmen kebangsaan demi memperkuat pondasi dan pilar-pilar kebangsaan.

Hal itu disampaikan  Ketua Persekutuan Gereja-gereja Indonesia Wilayah (PGIW) Kalbar, Pendeta Paulus Ajong MTh, di Hotel Kapuas Palace Jalan Budi Karya, Kelurahan Benua Melayu Darat, Kecamatan Pontianak Selatan, Kota Pontianak, Senin (18/03/2019).

“Kita mesti bersyukur, bahwa Tuhan bukan hanya mengkaruniakan kemajemukan bagi Indonesia, tapi, mencurahkan hikmahnya kepada para pendiri bangsa. Sehingga, sangat bijaksana meletakan pondasi dan pilar-pilar tokoh sebagai titik temu dan perrekat berdirinya negeri ini (Pancasila: ideologi negara, Bhineka Tunggal Ika semboyan hidup bersama, UUD 1945: Konstitusinya dan NKRI bentuk negaranya),” ujar Pendeta Paulus Ajong MTh.

Ketua Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia Wilayah (PGIW) Kalbar, Pendeta Paulus Ajong MTh  menjelaskan, konsekuensi demokorasi adalah adanya Pemilu. Termasuk Pilres dan Pileg 2019 ini.

“Melalui Pemilu rakyat inilah berdaulat bebas menentukan wakil dan pemimpin untuk memperjuangkan kesejahteraan bersama dan keadilan sosial bagi seluruh  masyarakat,” kata Ketua Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia Wilayah (PGIW) Kalbar, Pendeta Paulus Ajong MTh. 
 
Komitmen bersama memperkuat Pondasi dan Pilar-pilar Kebangsaan
Sementara itu Asisten I Setda Kalbar, Drs Alexander Rombonang MMA, menilai dialog kebangsaan  ini sangat penting untuk membentuk kesepahaman Karenanya, Dialog kebanggsaan yang diselenggarakan oleh PGIW-Keuskupan Agung Pontianak ini adalah bagian dari tanggung jawab bersama untuk ikut membuka kesadaran dan komitmen kebangsaan demi memperkuat pondasi dan pilar-pilar kebangsaan.
.

“Untuk menjaga NKRI perlu adanya dialog kebangsaan, ini sangat penting untuk membentuk kesepahaman sebagai bagian dari tanggung jawab bersama untuk ikut membuka kesadaran dan komitmen kebangsaan,” Ujar Alexander Rombonang.

Drs Alexander Rombonang MMA, juga mengingatkan untuk tidak mudah percaya Hoaks dan ujaran kebencian, sangat berbahaya. Maka perlu bersosial media yang santun. 

“Intinya kita tetap memelihara keberagaman. Caranya adalah saling menghargai satu sama lainya. Itu tentunya mendukung tatakelola pembangunan yang berkelanjutan,” pungkasnya. (tim liputan/cc)

Editor : Heri K
Komentar Anda

Berita Terkini