-->

BREAKING NEWS

KEBAKARAN MELANDA DUA LOKASI DI KUBU RAYA 2 RUMAH DI JL ADI SUCIPTO KEC SUNGAI RAYA DAN DI PARIT GADO KEC SUNGAI KAKAP KABUPATEN KUBU RAYA, WARGA DIHEBOHKAN DENGAN TEMUAN SESEORANG DITEMUKAN DALAM KEADAAN MENINGGAL DI KAWASAN PARIT BESAR PONTIANAK, HINGGA KINI BELUM DIKETAHUI SIAPA DAN MENINGGAL KARENA APA, BELUM ADA KETERANGAN MENGENAI TEMUAN MAYAT ITU, RUDI HARTONO PEMUDA ASAL KABUPATEN BERHASIL RAIH JUARA II PEMUDA PELOPOR TINGKAT NASIONAL MEMBAWA NAMA KABUPATEN KUBU RAYA DAN PROVINSI KALIMANTAN BARAT, PERINGATI HARI SANTRI MWC NU KECAMATAN SUNGAI AMBAWANG LAKUKAN RAPAT KERJA UNTUK MEMFOKUSKAN KINERJA PENGURUS RANTING YANG BARU SAJA DILANTIK, RAPAT KERJA MWCNU KECAMATAN SUNGAI AMBAWANG INI DIHADIRI KETU PCNU KAB KUBU RAYA, KH ABDUSSALAM, M.Si, PASANG IKLAN ANDA DI SINI, HARGA DAN KWALITAS IKLAN TERJAMIN SILAHKAN HUBUNGI KAMI DI EMAIL : REDAKSIKALBARNEWS@GMAIL.COM ATAU DI WHATSHAP : 085750113979 - 085245460919

Breaking News: Jembatan Sungai Kajang Putus, Jalan dari dan Menuju Subah-Ledo Kabupaten Sambas Lumpuh

Redaksi author photo

Jalan dari dan menuju Subah-Ledo terputus akibat Banjir menghambat Pengguna Jalan tersebut (16/03/2019)


Sambas (Kalbar News) - Jalan Poros dari Kabupaten Sambas menuju Subah - Ledo tidak dapat dilalui karena Jembatan yang berada di Sungai Kajang ambruk akibat banjir dan diperparah dengan hujan deras yang turun kurang lebih 3 jam terus menerus, Sabtu (16/03/2019).

Menurut Ahmad Hapsak Setiawan salah satu Warga yang melintas dijalan tersebut banjir sudah terlihat pada Jumat malam (15/03/2019), sekira pukul jam 21:00 wib dan hujan masih sangat deras.

“Tadi malam saya lewat memang banjir mas, tetapi jembatan masih dapat dilewati, nah pagi ini sudah terputus dan tidak bisa dilewati sama sekali,” jelasnya.
 
Tampak Para pengguna jalan yang terhambat dan tidak bisa melalui jalan tersebut
Menurut Ahmad Hapsak Setiawan yang juga Politisi dari Partai Persatuan Pembangunan Kabupaten Sambas ini, Jalan ini adalah satu-satunya jalan menuju Subah-Ledo sehingga ketika Jembatan ini putus maka tidak ada jalan alternatif lain yang bisa dilalui.

“Ini adalah akses satu-satunya sehingga tidaka ada alternatif lain, dengan terputusnya jembatan ini maka sudah pasti pengguna jalan baik menuju atau keluar dari Subah-Ledo tidak bisa,” Ungkap Ahmad Hapsak Setiawan.

Dirinya berharap Pemerintah Daerah segera Cepat dan tanggap melihat terputusnya jembatan ini, agar aktifitas masyarakat dari dan ke Subah-Ledo bisa berjalan dengan Normal kembali. (ej)

Editor : Heri K
Komentar Anda

Berita Terkini