-->

BREAKING NEWS

ARUS KENDARAAN DARI ARAH JEMBATAN KAPUAS 2 MENUJU JL TRANS KALIMANTAN SUNGAI AMBAWANG MACET TOTAL, KEMACETAN HINGGA MENCAPAI 1 KM, BELUM DIKETAHUI PENYEBABNYA HINGGA KINI BELUM ADA KETERANGAN RESMI, KEBAKARAN KEMBALI TERJADI, KALI INI DI KOMPLEK PERTOKOAN DI JL TRANS KALIMANTAN SUNGAI AMBAWANG KAB KUBU RAYA, NQMUN DAPAT SIATASI DWNGAN CEPAT OLEH PEMADAM KEBAKARAN YANG TIBA DWNGAN CEPAT DI TKP, LEMBAGA PENDIDIKAN YARSI PONTIANAK TANDA TANGANI MOU PENERIMAAN MAHASISWA DARI SANTRI BERPRESTASI DAN HAFIZ-HAFIZHOH TANPA TEST, LAKI SIAP DUKUNG PEMERINTAH DALAM PEMBERANTASAN KORUPSI DI KALBAR, BAPILU DPD PDI PERJUANGAN TARGETKAN MENANG 100 PERSEN PILKADA SERENTAK DI KALBAR, PENEMUAN MAYAT DI GG DUNGUN PONTIANAK HEBOHKAN WARGA SEKITAR, HINGGA SAAT INI MAYAT MASIH BERADA DILOKASI KEJADIAN MENUNGGU APARAT KEPOLISIAN MENGEVAKUASI MAYAT TERSEBUT, PASANG IKLAN ANDA DI SINI, HARGA DAN KWALITAS IKLAN TERJAMIN SILAHKAN HUBUNGI KAMI DI EMAIL : REDAKSIKALBARNEWS@GMAIL.COM ATAU DI WHATSHAP : 085750113979 - 085245460919

Satgas Pamtas RI-Malaysia bersama Masyarakat Bangun Jembatan Gantung Penghubung antar Desa di Perbatasan

Redaksi author photo
Satgas Pamtas RI-Malaysia bersama Masyarakat Desa membuat Jembatan Gantung Penghubung antar Desa di Perbatasan

Kapuas Hulu (Kalbar News) - Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan Indonesia – Malaysia Batalyon Infanteri 320/Badak Putih bersama Masyarakat Dusun Bakul, Desa Labian Irang, Kecamatan Batang Lupar, Kabupaten Kapuas Hulu membuat Jembatan Gantung penghubung antar Desa di Pebatasan, Kamis (31/01/2019).

Hal ini tentu mendapat antusias Masyarakat terutama Murid SD Negeri 04 Bakul, Dusun Bakul, Desa Labian Irang, Kecamatan Batang Lupar, Kabupaten Kapuas Hulu, karena untuk pergi ke sekolah, mereka tidak lagi harus berenang menyeberangi sungai, ataupun dengan menggunakan rakit yang dibuat oleh Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan Indonesia – Malaysia Batalyon Infanteri 320/Badak Putih sebelumnya.
 
Masyarakat Desa bergotong royong membaur bersama Prajurit TNI membuat Jembatan
Dansatgas Pamtas Yonif 320/BP, Letkol Inf Imam Wicaksana mengatakan pembuatan jembatan tersebut merupakan salah satu upaya yang dilakukan oleh Satgas Pamtas untuk membantu kesulitan masyarakat di perbatasan.

"Sebelumnya kita sudah membuatkan rakit untuk mereka, namun kita tetap terus berupaya membuatkan jembatan untuk warga dan baru sekarang alhamdulilah baru bisa terealisasi," ujar Danyon 320/BP.

Dansatgas Pamtas Yonif 320/BP berharap dengan dibangunnya jembatan gantung tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat Desa Labian Irang. 

“Saya berharap Jembatan Gantung ini dapat dimanfaatkan sebagai sarana untuk meningkatkan pembangunan, pendidikan, ekonomi dan hubungan sosial di masyarakat perbatasan,” Ungkapnya.

Pengerjaan pembuatan jembatan gantung dimulai dari hari Rabu (30/01/2019) yang lalu dan  dipimpin oleh Letda Inf Apendi. 

Pembangunan ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Kepala Desa Labian Irang Herkulanus Beger serta upacara adat oleh para tetua adat Desa Labian Irang.

Salah satu aparat desa mengatakan bahwa keberadaan jembatan gantung tersebut semakin membuka akses Desanya terhadap Desa yang lain.

“Akhirnya Desa kami tidak terisolasi dari Desa-Desa yang lain'” tegasnya.(dede)

Editor : Heri K

Komentar Anda

Berita Terkini