-->

BREAKING NEWS

DANDIM 1207 DAN KAPOLRES KUBU RAYA MENGHIMBAU MASYARAKAT UNTUK TIDAK BAKAR LAHAN APALAGI SAAT KEMARAU SEPERTI SAAT INI, PENGURUS YARSI PONTIANAK MATANGKAN TEKNIS PENGGABUNGAN DUA LEMBAGA PENDIDIKAN YANG DINAUNGI YAYASAN YAITU SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN (STIKES) DAN AKADEMI FARMASI (AKFAR) UNTUK MENJADI UNIVERSITAS YARSI PONTIANAK, DENGAN PENAMBAHAN FAKULTAS HINGGA ENAM FAKULTAS, DPC PARTAI GERINDRA KOTA PONTIANAK BERDUKA, WAKIL KETUA, Drs SY ISKANDAR ALMUNTAHAR, M.Sos YANG JUGA ANGGOTA DPRD KOTA PONTIANAK MENINGGAL DUNIA DI RS PROMEDIKA PONTIANAK, PADA HARI INI, MINGGU (14 PEBRUARI 2021), WARGA SUNGAI JAWI GG NILAM 7 JL PROF DR HAMKA PONTIANAK DIGEGERKAN DENGAN KASUS PEMBUNUHAN, KAMIS 911/02/2021), WARGA SUNGAI RAYA DIGEGERKAN DENGAN PENEMUAN MAYAT DI ATAS PARIT PERSIS DISAMPING MAPOLDA KALBAR, POLRES KUBU RAYA BERHASIL UNGKAP DAN PELAKU PEMBUNUHAN DI DESA MADUSARI KEC SUNGAI RAYA, MOTIF PEMBUNUHAN KARENA UTANG PIUTANG, KETUA KOMISI V DPR RI BERSAMA PERWAKILAN KEMENTERIAN PERHUBUNGAN SERAHKAN SATU UNIT BUS SEKOLAH KEPADA UNIVERSITAS NAHDLATUL ULAMA KALIMANTAN BARAT, JUMAT (05/02/2021)

Harga Buah Langsat Anjlok Petani di Parit Bugis Desa Kuala Dua mengeluh

Redaksi author photo

Pak Nanang, Salah Satu Pemilik Kebun Langsat di Parit Bugis Desa Kuala Dua Kec Sui Raya Kubu Raya

Kubu Raya (Kalbar News) – Langsat Buah Manis yang terkenal dari Daerah Punggur Kec Sungai Kakap ternyata juga melimpah di Daerah Parit Bugis Desa Kuala Dua Kec Sungai Raya, Selama ini Langsat di kenal adalah produksi dari Desa Punggur ternyata di Parit Bugis Desa Kuala dua ada produsen Langsat.

Seperti pak Nanang Pemilik kebun langsat di Parit Bugis Desa Kuala Dua sudah hampir 30 tahun berkebun langsat, Kebunnya perhektar menghasilkan 8 ton langsat dari 4 Hektar lahanya.
 
Salah satu Pohon Langsat Milik Pak Nanang yang sedang berbuah lebat
“Saya sudah hampir 30 Tahun menanam Pohon Langsat ini dan sudah menghasilkan banyak buah langsat setiap tahunnya,” ujar Nanang.

Nanang menjelaskan selama ini Langsat yang ada di sekitar Sui Raya ini adalah suplay dari Petani langsat Parit Bugis Desa Kuala Dua, hanya pembeli tahunya langsat punggur.

“Bukan hanya Sui Raya sebagian Kota Pontianak juga ada langsat dari sini dan Langsat kami juga banyak yang dikirim keluar Kalimantan Barat, Ke Jakarta, Surabaya dan daerah lainya,’jelas Nanang.

Hanya saja saat ini harga langsat sangat jauh dari harapan hanya 2500-3000/kg diperparah lagi tahun ini pengiriman buah langsat keluar daerah terkendala biaya pengiriman atau cargo.

Biasanya ada pembeli yang lakukan pembelian untuk dikirim ke luar daerah,  ke Jawa atau ke Malaysia karena ada kenaikan biaya cargo pembeli luar daerah tidak berani membeli.

Dengan Turunya harga buah langsat ini tentu saja membuat para petani khusunya buanh langsat di Parit bugis ini mengeluh, karena jangankan untuk meraup keuntungan untuk mengembalikan modal perawatan dan memanen buah langsat tidak mencukupi.

"Saya kira bukan karena banjir buah saja pak harga langsat ini turun, tahun lalu juga banjir buah langsat tetapi harga bisa stabil antara 7000 - 8000 perkilo dari Petani," ungkap Nanang.

Menurutnya kenaikan harga pengiriman ini adalah salah satu penyebab buah langsat ini turun harga, karena pembeli yang biasanya untuk dikirim keluar Kalimantan tidak berani dengan tingginya biaya pengiriman.

"Akhirnya buah menumpuk di sini siape gak mampu nak makan langsat semua orang Pontianak nih pak," Pungkas Nanang sedih. (ej)

Editor : Heri K
Komentar Anda

Berita Terkini