-->

BREAKING NEWS

BANJIR MELANDA BEBERAPA DESA SEPANJANG JL TRANS KALIMANTAN SUNGAI AMBAWANG KAB KUBU RAYA, SELAIN KARENA AIR PASANG CURAH HUJAN SEMAKIN MEMPERPARAH BANJIR TERSEBUT, SEHINGGA MELUMPUHKAN AKTIFITAS WARGA SEKITAR, MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN, EDDY PRABOWO DIKABARKAN DITANGKAP OLEH KOMISI PEMBERANTASAN KORUPSI (KPK) DALAM OPERASI TANGKAP TANGAN, ARUS KENDARAAN DARI ARAH JEMBATAN KAPUAS 2 MENUJU JL TRANS KALIMANTAN SUNGAI AMBAWANG MACET TOTAL, KEMACETAN HINGGA MENCAPAI 1 KM, BELUM DIKETAHUI PENYEBABNYA HINGGA KINI BELUM ADA KETERANGAN RESMI, KEBAKARAN KEMBALI TERJADI, KALI INI DI KOMPLEK PERTOKOAN DI JL TRANS KALIMANTAN SUNGAI AMBAWANG KAB KUBU RAYA, NQMUN DAPAT SIATASI DWNGAN CEPAT OLEH PEMADAM KEBAKARAN YANG TIBA DWNGAN CEPAT DI TKP, LEMBAGA PENDIDIKAN YARSI PONTIANAK TANDA TANGANI MOU PENERIMAAN MAHASISWA DARI SANTRI BERPRESTASI DAN HAFIZ-HAFIZHOH TANPA TEST, LAKI SIAP DUKUNG PEMERINTAH DALAM PEMBERANTASAN KORUPSI DI KALBAR, BAPILU DPD PDI PERJUANGAN TARGETKAN MENANG 100 PERSEN PILKADA SERENTAK DI KALBAR, PENEMUAN MAYAT DI GG DUNGUN PONTIANAK HEBOHKAN WARGA SEKITAR, HINGGA SAAT INI MAYAT MASIH BERADA DILOKASI KEJADIAN MENUNGGU APARAT KEPOLISIAN MENGEVAKUASI MAYAT TERSEBUT, PASANG IKLAN ANDA DI SINI, HARGA DAN KWALITAS IKLAN TERJAMIN SILAHKAN HUBUNGI KAMI DI EMAIL : REDAKSIKALBARNEWS@GMAIL.COM ATAU DI WHATSHAP : 085750113979 - 085245460919

Sadis... Balita 1,4 Tahun dihempaskan hingga tewas oleh Ayahnya sendiri

Redaksi author photo
Kondisi Korban yang tewas menggenaskan

Kubu Raya (Kalbar News) – Warga Jl Usaha Baru Parit Langgar Desa Sungai Rengas Kec Sui Kakap Kubu Raya dihebohkan dengan Pembunuhan Balita berusia 1,4 Tahun oleh Ayahnya sendiri,  Sabtu (24/11/2018).

Seorang ayah bernama Supardi Supriyatman (36) warga Sungai Rengas Kabupaten Kubu Raya tega menghabisi nyawa anaknya sendiri yang baru berusia 1,4 bulan bernama Putri Aisyah dengan cara dibanting ke lantai, Sabtu pagi  sekitar pukul 08.30 WIB.

Pria yang berkerja sebagai security (satpam) ini membanting anaknya kelantai yang saat  sedang menyusu pada ibunya, dalam posisi berbaring Putri Aisyah langsung direbut oleh ayahnya.

Setelah direbut, Supardi Supriyatman langsung memegang kaki putrinya dengan gengaman dan mengayunkannya dan membanting anaknya ke lantai berkali-kali. Melihat kejadian itu ibu korban Hamisha mencoba mererai. Karena kalah merebut anak dari suaminya Hamisha terjatuh pingsan.

Setelah melakukan Pembunuhan terhadap anaknya tersebut Supriatman melarikan diri ke arah hutan.

Kapolresta Pontianak Kombes Pol Muhammad Anwar Nasir membenarkan kejadian tersebut. 

“Awalnya pelaku mau menggendong anaknya yang sedang disusui ibunya, tidak lama kemudian menurut saksi istri dan adik ipar melihat pelaku tiba-tiba seperti kerasukan,” jelas Kapolresta.

Menurut Kapolresta penganiayaan ini terjadi di belakang rumah korban setelah pelaku membawa paksa anaknya tersebut.

“Setelah merampas paksa anaknya itu kemudian tersangka membawa kebelakang dan memegang kedua kaki anaknya kemudian dihempaskan ke dinding,” ungkapnya.

Saksi yang saat itu berada di lokasi kejadian diakui oleh Kapolresta berusaha menyelamatkan korban tetapi tidak berhasil.

“Saksi berusaha mencegah tersangka dan berteriak ke tetangga namun korban tidak dapat diselamatkan,” tuturnya.

Menurut Kapolresta tersangka juga pernah tersangkut kasus pembunuhan di wilayah hukum Polres Sanggau.

“Satu catatan tersangka ini juga pernah melakukan pembunuhan di Sanggau saat itu kasusnya penipuan,” katanya.

Kapolresta mengatakan bahwa menurut saksi tersangka sangat sayang kepada anaknya tersebut.

Saat ini Tersangka  langsung diamankan di lokasi dan di bawa ke Polresta. 

“Pelaku sudah kita amankan, sementara untuk korban memang harus di otopsi. Namun kita akan koordinasikan lagi dengan pihak keluarga,” Jelas Kapolres.(tim liputan) 

Editor : Heri K


Komentar Anda

Berita Terkini