-->

BREAKING NEWS

BANJIR MELANDA BEBERAPA DESA SEPANJANG JL TRANS KALIMANTAN SUNGAI AMBAWANG KAB KUBU RAYA, SELAIN KARENA AIR PASANG CURAH HUJAN SEMAKIN MEMPERPARAH BANJIR TERSEBUT, SEHINGGA MELUMPUHKAN AKTIFITAS WARGA SEKITAR, MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN, EDDY PRABOWO DIKABARKAN DITANGKAP OLEH KOMISI PEMBERANTASAN KORUPSI (KPK) DALAM OPERASI TANGKAP TANGAN, ARUS KENDARAAN DARI ARAH JEMBATAN KAPUAS 2 MENUJU JL TRANS KALIMANTAN SUNGAI AMBAWANG MACET TOTAL, KEMACETAN HINGGA MENCAPAI 1 KM, BELUM DIKETAHUI PENYEBABNYA HINGGA KINI BELUM ADA KETERANGAN RESMI, KEBAKARAN KEMBALI TERJADI, KALI INI DI KOMPLEK PERTOKOAN DI JL TRANS KALIMANTAN SUNGAI AMBAWANG KAB KUBU RAYA, NQMUN DAPAT SIATASI DWNGAN CEPAT OLEH PEMADAM KEBAKARAN YANG TIBA DWNGAN CEPAT DI TKP, LEMBAGA PENDIDIKAN YARSI PONTIANAK TANDA TANGANI MOU PENERIMAAN MAHASISWA DARI SANTRI BERPRESTASI DAN HAFIZ-HAFIZHOH TANPA TEST, LAKI SIAP DUKUNG PEMERINTAH DALAM PEMBERANTASAN KORUPSI DI KALBAR, BAPILU DPD PDI PERJUANGAN TARGETKAN MENANG 100 PERSEN PILKADA SERENTAK DI KALBAR, PENEMUAN MAYAT DI GG DUNGUN PONTIANAK HEBOHKAN WARGA SEKITAR, HINGGA SAAT INI MAYAT MASIH BERADA DILOKASI KEJADIAN MENUNGGU APARAT KEPOLISIAN MENGEVAKUASI MAYAT TERSEBUT, PASANG IKLAN ANDA DI SINI, HARGA DAN KWALITAS IKLAN TERJAMIN SILAHKAN HUBUNGI KAMI DI EMAIL : REDAKSIKALBARNEWS@GMAIL.COM ATAU DI WHATSHAP : 085750113979 - 085245460919

Kirab Budaya Grebek Syuro Paguyuban Jawa Kalimantan Barat, akan ramaikan HUT Kota Pontianak

Redaksi author photo


Peserta Kirab Budaya Grebeg Suro ke - I Paguyuban Jawa Kalbar dan Peringatan HUT Kota Pontianak
Pontianak (Kalbar News) - Paguyuban Jawa Kalimantan Barat akan laksanakan Tradisi Grebeg Syuro sebagai Penutup Tradisi Masyarakat Jawa di Bulan Suro atau Muharam dalam Penanggalan Jawa 1951 Saka atau 2018 Masehi, Sabtu (29/9/2018) mendatang.

Hal ini disampaikan Ketua Umum Paguyuban Jawa Kalbar, H Sadimo Yitno Peorbowo di dampingi Ketua Panitia Grebeg Suro 2018 Ragil Sutomo  pada Saat rapat persiapan di Sekretariat Paguyuban Jawa Kalbar Jl. Putri Candramidi Gg. Sukarame no 9 A pontianak, Minggu (23/9/2018).

“Kegiatan Grebeg Suro ini juga dirangkaikan dengan Peringatan HUT Kota Pontianak, kita laksanakan Kirab Budaya dan Karnaval Seni Budaya Jawa  sebagai Penutup Tradisi Adat Masyarakat Jawa di Bulan Suro dalam Penanggalan Jawa di Tahun 1951 Saka/2018 M,” jelas Sadimo.

Kirab Budaya Grebek Suro ini akan Mengiring Gunungan yang berisi semua hasil Bumi yang ada di Kalimantan Barat, berasal dari Bumi Kahtulistiwa, yang Melambangkan kemakmuran, melambangkan Pluralisme Persatuan dan Kesatuan yang ada di Kalimantan Barat.
 
Ratusan Ibu-ibu Jamu Gendong ikuti Kirab Budaya

Gunungan akan menjadi milik bersama Masyarakat Kalimantan Barat dari semua Etnis dan Budaya yang ada, dengan bagikan kepada semua warga yang hadir dimaknai akan menjadi jalinan pemersatu antar semua warga masyarakat Kalimantan Barat.

Selain itu juga akan ada Kereta Kencana yang membawa Ketua Umum Paguyuban Jawa Kalbar beserta Ibu sebagai tanda patuh dan taat kepada pimpinan, baik Pemeritahan maupun Sesepuh atau yang disepuhkan.

Diperkirakan ada 25 Kelompok Paguyuban dan Kesenian yang berasal dari Seluruh Kelompok Kesenian Masyarakat Jawa di Kalimantan Barat, dan 1000 orang peserta antara lain Kelompok Baju adat dan Budaya Jawa, Kelompok Campur sari, Kelompok Jamu Gendong, Paguyuban Reog Wonogiri, Paguyuban Turonggo Punggowo Mudo, Paguyuban Jenggot Singo Lodro, Paguyuban Ikawangi, Paguyuban Wonigiri, Paguyuban Blora PERARA, Paguyuban Jogjakarta, Paguyuban Karya Budaya, Paguyuban Satrio Mudo Joyo, Paguyuban Adi Mulyo Budoyo, Paguyuban Turonggo Mekar Budoyo, Paguyuban Turonggo Tanjung Saputro, Paguyuban Turonggo Safitri Budoyo, Paguyuban Margo Tresno, Paguyuban Laras Budoyo , Paguyuban Turonggo Wahyu Budoyo, Paguyuban Tambak Sejahtera, Pencak Silat Setia Hati Terate, Pencak Silat Wekasab, Pencak Silat Pesinas ASAD.

“Kita akan meramaikan Agenda HUT Kota Pontianak yang juga bersamaan dengan Agenda Tahunan Paguyuban Jawa yaitu Grebeg Suro, kirab budaya ini juga akan akhiri dengan Pagelaran Seni dan Budaya,” Jelas Ragil Sutomo.

Sutomo berharap Kegiatan Grebeg Suro ini bisa menjadi Agenda Wisata di Kalimantan Barat bukti kekayaan Budaya yang ada di Kalimantan Barat, dan bisa juga menjadi pengobat rindu kampung halaman bagi warga Jawa yang ada di perantauan, serta sebagai Pengetahuan bagi warga Kalbar tentang seni Budaya Jawa.

“Kami berharap dengan Kegiatan ini semua bisa mengetahui tentang Kayanya Adat Budaya yang ada di Indonesia, salah satunya Budaya Jawa dan itu juga ada di rawat dan dilestarikan di sini di Kalimantan Barat,” Pungkas Sutomo.

Paguyuban Jawa Kalbar akan menampilkan semua Kesenian Masyarakat jawa dari seluruh Kalimantan Barat dengan melibatkan 1000 orang dalam kira budaya Grebeg Suro dan HUT Kota Pontianak. (tim liputan)

Editor : Heri K









Komentar Anda

Berita Terkini