-->

BREAKING NEWS

RUDI HARTONO PEMUDA ASAL KABUPATEN BERHASIL RAIH JUARA II PEMUDA PELOPOR TINGKAT NASIONAL MEMBAWA NAMA KABUPATEN KUBU RAYA DAN PROVINSI KALIMANTAN BARAT, PERINGATI HARI SANTRI MWC NU KECAMATAN SUNGAI AMBAWANG LAKUKAN RAPAT KERJA UNTUK MEMFOKUSKAN KINERJA PENGURUS RANTING YANG BARU SAJA DILANTIK, RAPAT KERJA MWCNU KECAMATAN SUNGAI AMBAWANG INI DIHADIRI KETU PCNU KAB KUBU RAYA, KH ABDUSSALAM, M.Si, PASANG IKLAN ANDA DI SINI, HARGA DAN KWALITAS IKLAN TERJAMIN SILAHKAN HUBUNGI KAMI DI EMAIL : REDAKSIKALBARNEWS@GMAIL.COM ATAU DI WHATSHAP : 085750113979 - 085245460919

Puluhan Tahun Tradisi ikut Upacara Bendera memperingati HUT RI tetap di Rawat Warga Tebang Kacang, Apa sebabnya

Redaksi author photo
Warga Dusun Wonosari Desa Tebang Kacang yang sudah Puluhan Tahun rawat Tradisi Apel Upacar Bendera HUT RI


Kubu Raya (Kalbar News) - Upacara Bendera memperingati HUT RI tidak hanya menjadi kebiasaan Pemerintah atau instansi saja tetapi juga menjadi kebiasaan warga masyarakat biasa, seperti yang dilakukan di Dusun Wonosari Desa Tebang Kacang Kec Sui Raya Kab Kubu Raya, Jumat (17/8/2018).

Ratusan Masyarakat tua muda dengan menggunakan baju adat serta baju terbaik yang mereka miliki turun dan berkumpul dihalaman rumah gede atau Rumah besar sebagai rumah budaya warisan leluhur masyarakat Dusun Wonosari Desa Tebang Kacang yang mayoritas adalah warga keturunan Jawa.

Menurut salah satu warga yang turut ikuti Upacara itu Mbah Parmin, Wanitia tua yang berusia kurang lebih 87 Tahun, dirinya mengikuti Apel Upacara bendera dalam ramngak perinagatai HUT RI ini sejak dari masih anak-anak, dan tradisi ini masih dilakukan oleh warga hingga saat ini.

“Tradisi ikut Apel Bendera di Rumah Gede Wekasan ini sudah puluhan tahun dilakukan, dan semua warga ikut serta upacaranya, tapi dulu disini masih sepi dan hanya ada puluhan warga saja tetapi dengan mengikuti Upacara bendera kan kita juga mensyukuri kemerdekaan,” Ujar Mbah Parmin.

Sementara itu, Ibu Murtini (77) juga mengatakan senang dan bangga bisa ikut apel bendera memperingati Kemerdekaan Republik Indonesia yang dilakukan bersama warga di daerah dimana ia tinggal.

“Saya senang dan bangga karena bisa ikuti Apel Bendera setiap 17 Agustus ini, karena selain kita bisa merayakan Kmerdekaan juga kita bisa bersilahturahmi, karena hari ini tidak ada warga yang bekerja,” Ujarnya. (team liputan)

Editor Heri K


Komentar Anda

Berita Terkini