-->

BREAKING NEWS

KEBAKARAN MELANDA DUA LOKASI DI KUBU RAYA 2 RUMAH DI JL ADI SUCIPTO KEC SUNGAI RAYA DAN DI PARIT GADO KEC SUNGAI KAKAP KABUPATEN KUBU RAYA, WARGA DIHEBOHKAN DENGAN TEMUAN SESEORANG DITEMUKAN DALAM KEADAAN MENINGGAL DI KAWASAN PARIT BESAR PONTIANAK, HINGGA KINI BELUM DIKETAHUI SIAPA DAN MENINGGAL KARENA APA, BELUM ADA KETERANGAN MENGENAI TEMUAN MAYAT ITU, RUDI HARTONO PEMUDA ASAL KABUPATEN BERHASIL RAIH JUARA II PEMUDA PELOPOR TINGKAT NASIONAL MEMBAWA NAMA KABUPATEN KUBU RAYA DAN PROVINSI KALIMANTAN BARAT, PERINGATI HARI SANTRI MWC NU KECAMATAN SUNGAI AMBAWANG LAKUKAN RAPAT KERJA UNTUK MEMFOKUSKAN KINERJA PENGURUS RANTING YANG BARU SAJA DILANTIK, RAPAT KERJA MWCNU KECAMATAN SUNGAI AMBAWANG INI DIHADIRI KETU PCNU KAB KUBU RAYA, KH ABDUSSALAM, M.Si, PASANG IKLAN ANDA DI SINI, HARGA DAN KWALITAS IKLAN TERJAMIN SILAHKAN HUBUNGI KAMI DI EMAIL : REDAKSIKALBARNEWS@GMAIL.COM ATAU DI WHATSHAP : 085750113979 - 085245460919

Kapolres bantah ada Polsek Bersama Tiongkok di Ketapang, ini Video Penjelasanya

Redaksi author photo
Plakat Kesepakatan Kantor Polisi Bersama hebohkan Warga (*) 

Ketapang (Kalbar News) - Beredarnya foto monumen Kantor Polisi Bersama dengan gambar bendera Indonesia dan Tiongkok di kawasan industri PT Ketapang Ecology and Agriculture Foresty Industrial Park menghebohkan dunia maya, ini Penjelasan Kapolres Ketapang AKPB Sunario, Kamis malam (12/7/2018).

Pada monumen atau plakat itu bertuliskan Kepolisian Negara Republik Indonesia Provinsi Kalimantan Barat Kabupaten  Ketapang, Biro Keamanan Publik Republik Rakyat Tiongkok Provinsi Jiangsu Resor Suzhou, Ketapang Ecology and Agriculture Foresty Industrial Park, Kantor Polisi Bersama. 


Kapolres Ketapang, AKBP Sunario menegaskan bahwa monumen tersebut hanya sebuah contoh yang dibawa pihak kepolisian Resor Suzho ke Ketapang, tanpa adanya kantor polisi bersama.

"Beberapa waktu yang lalu ada kunjungan dari mereka yakni Walikota yang merangkap kepolisian Suzhou. Kedatangan mereka mau mengajak kita kerjasama polisi China dengan Indonesia. Tapi kerjasama itu tidak boleh dikita, harus dengan Mabes Polri," ungkapnya.

Ia menjelaskan bahwa plakat atau monumen yang ada foto-foto tersebut merupakan plakat yang dibawa oleh pihak kepolisian China dan merupakan contoh yang mau dipasang nantinya jika sudah terjalin kerjasama.

"Jadi ceritanya, mereka menginap di perusahaan, jadi mengajak kunjungan ke pabrik perusahaan, sampai di sana ditunjukkannya ke kita monumen atau plakat itu sebagai contoh kalau nanti ada kerjasama," jelasnya.

Ia menambahkan, namun karena tidak ada kerjasama dan MoU dengan Mabes Polri, maka pihaknya membawa contoh monumen itu ke Polres Ketapang agar tidak disalahgunakan, dan pihaknya menyarankan terkait proses kerjasama harus dengan Mabes Polri.

"Intinya foto-foto itu jangan disalahartikan menjadi informasi tidak benar, saya tegaskan tidak ada kantor bersama polisi," tukasnya. (tim liputan)

Editor : Heri K

Komentar Anda

Berita Terkini