-->

BREAKING NEWS

RUDI HARTONO PEMUDA ASAL KABUPATEN BERHASIL RAIH JUARA II PEMUDA PELOPOR TINGKAT NASIONAL MEMBAWA NAMA KABUPATEN KUBU RAYA DAN PROVINSI KALIMANTAN BARAT, PERINGATI HARI SANTRI MWC NU KECAMATAN SUNGAI AMBAWANG LAKUKAN RAPAT KERJA UNTUK MEMFOKUSKAN KINERJA PENGURUS RANTING YANG BARU SAJA DILANTIK, RAPAT KERJA MWCNU KECAMATAN SUNGAI AMBAWANG INI DIHADIRI KETU PCNU KAB KUBU RAYA, KH ABDUSSALAM, M.Si, PASANG IKLAN ANDA DI SINI, HARGA DAN KWALITAS IKLAN TERJAMIN SILAHKAN HUBUNGI KAMI DI EMAIL : REDAKSIKALBARNEWS@GMAIL.COM ATAU DI WHATSHAP : 085750113979 - 085245460919

Makna 1 Juni sebagai Hari Lahir Pancasila menurut Sekretaris Umum Paguyuban Jawa Kalbar

Redaksi author photo
 
Edi Suhairul, S.Pd.I Sekretaris Umum Paguyuban Jawa Kalbar (PJKB)

Pontianak (Kalbar News) – Tanggal 1 Juni sebagai Hari Lahir perlu dimaknai secara khusus untuk mengingat bahwa Pancasila merupakan Pemersatu Bangsa Indonesia, Penguatan dan Pemahaman tentang peringatan Hari Lahir Pancasila ini harus tetap di tanamkan sejak dini kepada Generasi Penerus Bangsa ini.

Hal ini disampaikan Sekretaris Umum Paguyuban Jawa Kalbar (PJKB) Edi Suhairul, S.Pd.I memaknai Hari lahir Pancasila 1 Juni 2018 Kepada kalbarnews.co.id

"Pancasila itu kekayaan milik bangsa Indonesia, terbukti selama bertahun-tahun bisa menjadi pemersatu bangsa Indonesia," Ungkap Edi

Pada saat ini, kata dia, Pancasila menghadapi berbagai tantangan di tengah era globalisasi dan derasnya arus informasi.

"Pancasila menghadapi tantangan dengan adanya perilaku yang tidak mencerminkan nilai-nilai Pancasila misalnya seperti aksi terorisme dan radikalisme," katanya.

Karena itu, masyarakat harus terus menghidupkan dan membumikan serta mengamalkan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

"Melalui momentum hari Lahir Pancasila ini, kita semua harus sadar bahwa Indonesia adalah bangsa yang Besar dan sangat Flural, Pancasila selama ini menjadi alat pemersatu yang ampuh, jangan sampai kita di pecah belah karena kepentingan Kelompo atau perseorangan," Jelasnya.

Kemajuan Tehnologi dan perkembangan Informasi, Pesatnya informasi dunia maya adalah salah satu tantangan dan sekaligus ujian rekatnya Persatuan dan kesatuan Bangsa Indonesia, maraknya Ujaran kebencian, ajarana Radikalisme dan lain-lain adalah Ancaman persatuan dan Kesatuan Bangsa, Ajaran Pancasila adalah salah stu solusinya.

"Perlu upaya serius untuk lebih mengenalkan upaya untuk menghidupkan kembali dan membumikan Pancasila kepada Masyarakat, serta Generasi Penerus Bangsa ini, butuh pendekatan tersendiri untuk Anak-Anak Muda ini," katanya.

Dia menambahkan, butuh kegiatan yang atraktif untuk makin mendekatkan anak muda dengan Pancasila.

Edi berharap Pancasila dapat benar-benar "mewarnai" setiap elemen Bangsa termasuk Generasi Muda dalam bertindak dan juga dalam berucap. (mad)

Editor : Heri K

Komentar Anda

Berita Terkini