
Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Kubu Raya melaksanakan kegiatan Pendidikan Politik dan Demokrasi
KALBARNEWS.CO.ID (KUBU RAYA) - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Kubu Raya melaksanakan kegiatan Pendidikan Politik dan Demokrasi bertema “Penguatan Peran Perempuan dalam Pengawasan Partisipatif untuk Mewujudkan Pemilu dan Pemilihan yang Demokratis” di Aula Kantor Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya. Rabu (28/10/2026
Kegiatan ini menghadirkan peserta dari PKK dan BKMT Kec.Sui Kakap, PC Fatayat NU Kab. Kubu Raya, MD Forhati Kubu Raya, PD Nasyiatul Aisyiah serta pihak Kecamatan Sungai Kakap Kab.Kubu Raya.
Acara secara resmi dibuka oleh Anggota Bawaslu Provinsi Kalimantan Barat, Yosep Harry Suyadi, S.E., M.H. Anggota Bawaslu Provinsi Kalimantan Barat, Yosep Harry Suyadi, S.E., M.H., yang hadir mewakili Ketua Bawaslu Provinsi Kalimantan Barat sekaligus membuka kegiatan secara resmi, dalam sambutannya perempuan memiliki peran penting dalam pengawasan partisipatif, terlebih dengan besarnya keterlibatan perempuan dalam komposisi pemilih di Kabupaten Kubu Raya.
Ia menegaskan bahwa setiap warga negara, baik laki-laki maupun perempuan, memiliki hak dan kesempatan yang sama untuk berpartisipasi dalam demokrasi sesuai dengan peraturan perundang-undangan.
Ia mengajak peserta untuk memastikan anggota keluarga yang telah memenuhi persyaratan sebagai pemilih terdaftar dalam daftar pemilih agar dapat menggunakan hak pilihnya.
Mengawasi Pemilu merupakan tanggung jawab kita bersama, bukan hanya Bawaslu. Kami menyadari bahwa pengawasan tidak dapat berjalan optimal tanpa dukungan dan peran aktif masyarakat, termasuk organisasi perempuan,” ujarnya.
Camat Sungai Kakap, Junaidi, S.Sos., mengapresiasi Bawaslu kubu raya yang telah memilih Kecamatan Sungai Kakap sebagai lokasi kegiatan. Ia menyampaikan bahwa pendidikan politik penting untuk meningkatkan pemahaman masyarakat, khususnya perempuan, mengenai demokrasi dan peran mereka dalam mengawal penyelenggaraan Pemilu dan Pemilihan.
Perempuan memiliki peran strategis dalam kehidupan demokrasi. Oleh karena itu, keterlibatan perempuan perlu terus diperkuat agar memiliki kesempatan yang setara dalam menyampaikan aspirasi, baik melalui forum resmi maupun organisasi perempuan di lingkungan masing-masing.
Kepedulian kaum perempuan terhadap demokrasi merupakan kontribusi yang nyata untuk negara.
Dalam sambutanya, Ketua Bawaslu Kabupaten Kubu Raya, Encep Endan, menegaskan bahwa keterlibatan perempuan menjadi bagian penting dalam memperkuat pengawasan Pemilu dan pemilihan Bawaslu kubu raya terus mendorong peningkatan partisipasi perempuan dan organisasi perempuan dalam mengawal proses demokrasi, mulai dari tingkat kabupaten,kecamatan, desa hingga lingkungan masyarakat terkecil.
Ia juga menjelaskan bahwa peran perempuan tidak terbatas sebagai pemilih, tetapi juga dapat diwujudkan melalui keterlibatan sebagai calon pemimpin, anggota organisasi masyarakat, maupun pemantau Pemilu sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Kegiatan ini turut menghadirkan narasumber dari Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Kubu Raya, Hardiansyah,S.Ak menyampaikan materi mengenai penguatan peran perempuan dalam pengawasan partisipatif untuk mewujudkan Pemilu dan Pemilihan yang demokratis.
Perempuan semakin memahami hak dan tanggung jawabnya dalam proses demokrasi serta mampu berperan aktif mencegah potensi pelanggaran. keterlibatan perempuan dapat memperkuat pengawasan partisipatif dan mendukung terwujudnya Pemilu dan Pemilihan yang demokratis, berintegritas, dan berkeadilan.
Gustiar koordinator pencegahan, pengawasan partisipatif dan hubungan masyarat lebih memberikan pesan pada penguatan organisasi perempuan disemua lini kehidupan berbangsa dn bernegara.
Karena perempuanlah yang memahami apa apa saja yang menjadi aspirasi politiknya termasuk menjadi mata,telingga dan perpanjangan tangan bawaslu dalam mengawasi semua tahapan pemilu. (Tim Liputan)
Editor : Aan