Pada hari
pertama, Rabu (28/10), sebanyak 1.207 wisudawan mengikuti prosesi, disusul
1.205 wisudawan pada hari kedua, Kamis (29/10). Rektor UNTAN, Prof. Dr. Garuda
Wiko, S.H., M.Si., dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh
wisudawan atas keberhasilan menyelesaikan pendidikan. Apresiasi juga
disampaikan kepada para orang tua dan keluarga yang telah memberikan dukungan
selama perjalanan akademik para lulusan.
Momentum wisuda
tahun ini terasa istimewa karena bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah
Pemuda pada 28 Oktober. Rektor mengajak para lulusan menjadikan semangat Sumpah
Pemuda sebagai pengingat akan pentingnya menjaga persatuan, menghargai
keberagaman, dan menumbuhkan kepedulian terhadap masa depan bangsa.
Menurutnya,
keberhasilan pendidikan tidak hanya diukur dari pencapaian akademik dan gelar
yang diraih, tetapi juga dari karakter, sikap, serta kontribusi nyata yang
diberikan kepada masyarakat.
“Kita berharap
para lulusan tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga menjunjung
tinggi persatuan, menghargai keberagaman, serta memiliki kepedulian terhadap
masa depan bangsa dan negara,” ungkap Garuda Wiko.
Pesan tersebut
menjadi bekal penting bagi para lulusan untuk memasuki dunia kerja, melanjutkan
pendidikan, maupun mengembangkan usaha dan pengabdian di tengah masyarakat.
Rektor berharap ilmu pengetahuan yang diperoleh selama menempuh pendidikan di
UNTAN dapat diterapkan secara bertanggung jawab dan memberikan manfaat bagi
lingkungan sekitar.
Sementara itu,
Ketua Ikatan Alumni Universitas Tanjungpura (IKA UNTAN), Sutarmidji, turut
menyampaikan ucapan selamat kepada para wisudawan dan orang tua atas pencapaian
yang diraih.
Dalam
sambutannya, Sutarmidji mengingatkan para lulusan agar senantiasa bangga
menjadi bagian dari keluarga besar UNTAN. Ia menegaskan bahwa almamater
memiliki peran penting dalam membentuk fondasi keilmuan dan perjalanan akademik
seseorang sehingga patut dihargai sepanjang hayat.
Menurutnya,
melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi di perguruan tinggi lain
merupakan hal yang baik. Namun, hal tersebut tidak seharusnya membuat seseorang
melupakan kampus tempat dirinya memulai perjalanan pendidikan tinggi.
“Pesan saya,
tetap bangga menjadi alumni UNTAN,” tegas Sutarmidji.
Ia berharap para
lulusan terus menjaga nama baik almamater, mempererat hubungan ant alumni,
serta mengambil peran dalam pembangunan daerah dan bangsa melalui bidang
keilmuan maupun profesi masing-masing.
Wisuda Periode I
Tahun Akademik 2026/2027 ini bukan sekadar seremoni penyerahan gelar akademik,
melainkan juga menjadi awal perjalanan baru bagi 2.412 lulusan UNTAN untuk
mengimplementasikan ilmu, mengembangkan potensi, dan menjawab berbagai
tantangan di masa depan.
Melalui momentum
ini, UNTAN kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak sumber daya manusia
yang unggul secara akademik, berkarakter, menjunjung tinggi persatuan, serta
mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Dengan bekal ilmu
dan nilai-nilai yang diperoleh selama menempuh pendidikan, para wisudawan
diharapkan mampu melangkah ke masa depan dengan percaya diri, sekaligus membawa
nama baik Universitas Tanjungpura di mana pun mereka berkarya.