Sujiwo Dorong Elektronifikasi Transaksi Daerah, PAD Kubu Raya Ditargetkan Naik dan Kebocoran Ditekan

Editor: Redaksi author photo

 Sujiwo Dorong Elektronifikasi Transaksi Daerah, PAD Kubu Raya Ditargetkan Naik dan Kebocoran Ditekan
KALBARNEWS.CO.ID (KUBU RAYA)  – Bupati Kubu Raya Sujiwo menegaskan komitmennya mendorong penerapan Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) sebagai langkah strategis untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sekaligus memperkuat tata kelola keuangan yang bersih, transparan, dan akuntabel. (18/6/2026).

Hal itu disampaikannya saat menghadiri kegiatan High Level Meeting dan Capacity Building terkait implementasi ETPD. Menurut Sujiwo, digitalisasi transaksi pemerintah bukan sekadar mengikuti perkembangan teknologi, tetapi menjadi instrumen penting untuk menekan kebocoran pendapatan dan meminimalkan praktik pungutan liar.

"Kalau transaksi dilakukan secara elektronik, maka potensi kebocoran dan pungli bisa ditekan. Tujuan akhirnya adalah tata kelola keuangan daerah yang lebih baik, bersih, dan transparan," tegas Sujiwo.

Ia menekankan bahwa upaya meningkatkan PAD bukan hanya menjadi tanggung jawab Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) yang memiliki keterkaitan dengan sumber-sumber pendapatan.

"Sudah saatnya kita menghilangkan ego sektoral. Semua OPD harus berkolaborasi, memperkuat komunikasi dan koordinasi untuk mengoptimalkan potensi pendapatan daerah," ujarnya.

Sujiwo mengungkapkan, kontribusi PAD terhadap total belanja daerah Kubu Raya saat ini masih relatif rendah, yakni sekitar 14,3 persen. Karena itu, diperlukan berbagai terobosan agar ketergantungan terhadap transfer pemerintah pusat dapat dikurangi.

Menurutnya, kondisi fiskal daerah ke depan penuh tantangan, terutama setelah adanya pemangkasan transfer ke daerah yang berdampak pada kemampuan keuangan pemerintah kabupaten. Oleh sebab itu, selain melakukan efisiensi anggaran dan mengoptimalkan program CSR perusahaan, peningkatan PAD menjadi salah satu fokus utama pemerintah daerah.

"Kita harus siap menghadapi berbagai kemungkinan ke depan. Salah satu kuncinya adalah memperkuat PAD melalui sistem yang lebih modern, transparan, dan berbasis digital," katanya.

Sujiwo optimistis penerapan ETPD secara maksimal akan menjadi fondasi penting dalam mewujudkan pengelolaan keuangan daerah yang profesional sekaligus meningkatkan penerimaan daerah secara berkelanjutan.(Tim Liputan)
Editor : Aan

Share:
Komentar

Berita Terkini