KALBARNEWS.CO.ID (PONTIANAK) – Gubernur Kalimantan Barat H. Ria Norsan menghadiri kegiatan Tabligh Akbar spesial Wisuda Surat Yasin yang digelar Pondok Tahfidz Milenial Askop dan Maryam bersama Majelis Taklim Nurul Jannah, bertempat di Pendopo Gubernur Kalimantan Barat, Jalan Jenderal Ahmad Yani, Pontianak.Ria Norsan: Pondok Tahfidz Milenial Jadi Harapan Lahirkan Generasi Qur’ani
Kegiatan dengan tema “Gema Muharram, Cahaya Qur’an untuk Membangun Peradaban Generasi Qur’ani” tersebut dihadiri para ulama, tokoh agama, tokoh masyarakat, santri, wali santri, serta jamaah Majelis Taklim Nurul Jannah.
Dalam sambutannya, Gubernur Kalbar H. Ria Norsan menyampaikan apresiasi terhadap kegiatan keagamaan yang secara konsisten membina masyarakat untuk dekat dengan Al-Qur’an.
Menurutnya, pembelajaran Al-Qur’an merupakan ilmu yang sangat utama dan harus terus dikembangkan di tengah masyarakat.
“Orang yang belajar Al-Qur’an adalah orang yang mempelajari ilmu yang paling utama.
Teruslah menuntut ilmu karena ilmu tidak ada batasnya. Jangan lupa menghormati guru, karena guru mendidik kita dari tidak tahu menjadi tahu agar ilmu yang kita dapat menjadi berkah,” ujar H. Ria Norsan.
Gubernur juga menegaskan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat mendukung kegiatan keagamaan yang dilaksanakan pondok pesantren maupun majelis taklim sebagai upaya membangun generasi yang berilmu dan berakhlak.
Sementara itu, Pengasuh Pondok Tahfidz Milenial Askop dan Maryam, KH. Luthfan Khibar A’lam, PhD, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan hasil dari perjalanan panjang pembinaan Al-Qur’an yang telah berlangsung selama 11 tahun.
“Alhamdulillah hari ini kita berhasil melaksanakan Tabligh Akbar spesial Wisuda Surat Yasin. Yang diwisuda bukan hanya santri muda, tetapi juga Pakde dan Bude, para orang tua yang istiqomah mengaji,” katanya.
Ia menjelaskan, kegiatan pengajian tersebut berawal dari Surau Nurul Jannah di Komplek Tanjungpura Permai, Jalan Sungai Raya Dalam, sejak tahun 2015. Dari sebuah surau kecil, kegiatan tersebut terus berkembang hingga menjadi Masjid Nurul Jannah dan melahirkan Pondok Tahfidz Milenial.
“Dari keistiqomahan selama 11 tahun ini, Alhamdulillah melahirkan pondok yang berhasil mencetak kader-kader untuk disebarkan ke berbagai daerah pedalaman Provinsi Kalimantan Barat,” ungkap KH. Luthfan.
Dalam kegiatan tersebut, sebanyak kurang lebih 28 orang mengikuti Wisuda Surat Yasin. Peserta terdiri dari santri serta para orang tua yang telah istiqomah mengikuti pembelajaran Al-Qur’an selama bertahun-tahun.
Melalui kegiatan ini, diharapkan terus lahir generasi Qur’ani yang mampu memberikan manfaat bagi masyarakat serta membawa nilai-nilai kebaikan di Kalimantan Barat. (tim Liputan)
Editor : Aan