KONFERCAB V PCNU Sekadau Berlangsung Kondusif, Fokus Penguatan Organisasi dan Kaderisasi

Editor: Redaksi author photo

 KONFERCAB V PCNU Sekadau Berlangsung Kondusif, Fokus Penguatan Organisasi dan Kaderisasi

KALBARNEWS.CO.ID (SEKADAU) 
– Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Sekadau menggelar Konferensi Cabang (Konfercab) V di Aula Multi Hotel Sekadau, Sabtu (13/6/2026).


Kegiatan yang mengusung tema “Satukan Derap Langkah Menuju NU Sekadau yang Mandiri, Terbuka dan Bermartabat” tersebut menjadi momentum penting dalam proses konsolidasi organisasi sekaligus regenerasi kepemimpinan Nahdlatul Ulama di Kabupaten Sekadau.


Konfercab V PCNU Sekadau dihadiri sejumlah tokoh penting dari unsur Nahdlatul Ulama, pemerintah daerah, Forkopimda, tokoh agama, tokoh adat, serta berbagai organisasi kemasyarakatan. Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Tanfidziyah PWNU Kalimantan Barat Prof. Dr. KH Syarif MA, Sekretaris PWNU Kalbar Mokhamad Ridwan, S.Ag, Wakil Sekretaris PWNU Kalbar Syamhadi SY, M.Pd, Ketua MUI Kabupaten Sekadau KH Mudlar, S.Pd.I., M.Pd, Staf Ahli Bupati Sekadau Bidang Hukum dan Politik Hermansyah, SE., M.A.P., Kapolres Sekadau AKBP Andika Wiratama, S.H., S.I.K., M.H., M.A., Danramil 1204-15/Sekadau Hilir Kapten Arm Syarif Mahendra, perwakilan Kejaksaan Negeri Sekadau, Kementerian Agama, tokoh adat, serta peserta lainnya.


Ketua Karateker PCNU Kabupaten Sekadau, Syamhadi SY, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pelaksanaan Konfercab V merupakan amanah yang diberikan oleh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) melalui PWNU Kalimantan Barat setelah berakhirnya masa kepengurusan sebelumnya.


Menurutnya, konferensi cabang merupakan forum permusyawaratan tertinggi di tingkat cabang yang tidak hanya berfungsi memilih ketua baru, tetapi juga merumuskan arah kebijakan dan program kerja organisasi untuk lima tahun mendatang.


Ia menjelaskan bahwa selama kurang lebih tiga bulan terakhir, pihaknya diberikan mandat untuk mempersiapkan pelaksanaan Konfercab sekaligus melakukan konsolidasi organisasi hingga ke tingkat kecamatan. 


Upaya tersebut dilakukan guna menyatukan persepsi seluruh unsur Nahdiyin di Kabupaten Sekadau agar proses regenerasi kepemimpinan berjalan sesuai ketentuan organisasi.


“PCNU Sekadau telah berdiri selama kurang lebih 25 tahun. Organisasi ini harus terus dijaga keberlangsungannya dan menjadi wadah pemersatu umat Islam yang berhaluan Ahlussunnah wal Jamaah di Kabupaten Sekadau,” ujarnya.


Sementara itu, Ketua Tanfidziyah PWNU Kalimantan Barat, Prof. Dr. KH Syarif MA, menegaskan bahwa Konfercab V PCNU Sekadau merupakan agenda organisasi yang sangat dinantikan oleh pengurus NU di tingkat pusat maupun provinsi.


Menurutnya, konferensi merupakan kewajiban organisasi yang harus dilaksanakan secara berkala sebagai bentuk pertanggungjawaban kepengurusan dan proses regenerasi kepemimpinan.


Dalam sambutannya, KH Syarif menekankan pentingnya menjaga peran Nahdlatul Ulama sebagai perekat bangsa. Ia mengingatkan bahwa sejak berdirinya, NU memiliki sejarah panjang dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), termasuk melalui Resolusi Jihad yang menjadi bagian penting dalam perjuangan kemerdekaan bangsa Indonesia.


Ia juga mengajak seluruh pengurus dan warga Nahdliyin untuk terus menjaga komitmen kebangsaan, memperkuat persatuan, serta menjauhi berbagai tindakan yang dapat menimbulkan perpecahan di tengah masyarakat. Menurutnya, perbedaan pandangan politik yang muncul pada momentum tertentu tidak boleh menghilangkan semangat persaudaraan dan kebersamaan di lingkungan Nahdlatul Ulama.


“NU harus terus menjadi perekat bangsa. Setelah perbedaan politik berlalu, seluruh warga NU harus kembali bersatu dalam bingkai organisasi dan semangat kebangsaan,” tegasnya.


Lebih lanjut, KH Syarif menjelaskan bahwa NU saat ini terus melakukan transformasi organisasi melalui penguatan tata kelola administrasi, kedisiplinan struktur organisasi, dan pembinaan kader hingga ke tingkat desa. Ia juga menegaskan bahwa NU tetap konsisten mendukung Pancasila, UUD 1945, serta menolak berbagai paham transnasional yang bertentangan dengan karakter bangsa Indonesia.


Di sisi lain, Pemerintah Kabupaten Sekadau melalui Staf Ahli Bupati Bidang Hukum dan Politik, Hermansyah, SE., M.A.P., menyampaikan apresiasi atas kontribusi Nahdlatul Ulama dalam menjaga kehidupan beragama yang harmonis serta mendukung pembangunan daerah.


Menurut Hermansyah, NU selama ini dikenal sebagai organisasi yang mampu hadir di tengah masyarakat dalam berbagai persoalan sosial dan keagamaan. Karena itu, Konfercab V tidak hanya menjadi forum evaluasi kepengurusan, tetapi juga momentum untuk memperkuat peran organisasi dalam menjawab tantangan zaman yang semakin kompleks.


“NU merupakan organisasi besar yang memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga nilai-nilai Islam rahmatan lil alamin serta memperkuat persatuan bangsa dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia,” katanya.


Ia juga menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Sekadau tetap membuka ruang kolaborasi dengan seluruh elemen masyarakat, termasuk Nahdlatul Ulama, dalam mendukung pelaksanaan program pembangunan daerah. Namun demikian, ia menjelaskan bahwa pada tahun anggaran 2026 pemerintah daerah masih menghadapi kebijakan efisiensi anggaran sehingga belum seluruh usulan dan proposal organisasi kemasyarakatan dapat terpenuhi sesuai harapan.


Berdasarkan informasi yang dihimpun, pelaksanaan Konfercab V PCNU Kabupaten Sekadau dilaksanakan berdasarkan persetujuan resmi dari Pengurus Besar Nahdlatul Ulama melalui surat Nomor 408.PB.01/A.I.01.45/99/06/2026 tentang Persetujuan Pelaksanaan Konferensi Cabang Nahdlatul Ulama Kabupaten Sekadau.


Konfercab kali ini juga menjadi bagian dari proses penataan organisasi setelah masa kepengurusan PCNU Kabupaten Sekadau periode 2020–2025 berakhir. 


Pasca berakhirnya masa jabatan tersebut, PWNU Kalimantan Barat menetapkan status karateker untuk mempersiapkan pelaksanaan konferensi sekaligus memastikan keberlangsungan roda organisasi hingga terpilihnya kepengurusan definitif yang baru.


Setelah pembukaan resmi kegiatan, agenda dilanjutkan dengan sidang dan musyawarah organisasi yang dipimpin oleh Sekretaris PWNU Kalimantan Barat, Mokhamad Ridwan, S.Ag. (AL)

Editor : Aan

Share:
Komentar

Berita Terkini