Bupati Kubu Raya Sujiwo saat meninjau Taman Tugu Pesawat
KALBARNEWS.CO.ID (KUBU RAYA ) – Pemerintah Kabupaten Kubu Raya mulai melakukan berbagai persiapan menjelang pelaksanaan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) tingkat Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 22 Juli mendatang.
Sebagai tuan rumah, Kubu Raya tidak hanya fokus pada kesiapan pelaksanaan acara, tetapi juga melakukan penataan sejumlah fasilitas publik, termasuk Taman Dirgantara yang akan dipercantik dan ditata lebih baik agar menjadi daya tarik bagi para tamu yang datang dari seluruh kabupaten/kota di Kalimantan Barat.
Bupati Kubu Raya Sujiwo mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk unsur TNI, untuk mendukung percepatan penataan kawasan yang akan menjadi salah satu lokasi pendukung kegiatan.
"Kami sebagai tuan rumah tentu harus siap. Taman Dirgantara akan kita tata dan percantik agar lebih indah dan nyaman. Dalam waktu dekat pekerjaan itu akan segera dilaksanakan," ujarnya.
Sujiwo menjelaskan, masih tersedia waktu sekitar satu bulan sebelum pelaksanaan kegiatan sehingga persiapan dapat dilakukan secara maksimal. Pemerintah daerah juga akan terus berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat terkait teknis pelaksanaan kegiatan tersebut.
Menurutnya, BBGRM merupakan agenda tahunan yang dilaksanakan secara bergiliran di setiap daerah. Setelah sebelumnya digelar di Kabupaten Landak, tahun ini giliran Kabupaten Kubu Raya mendapat kepercayaan menjadi tuan rumah.
Lebih dari sekadar seremoni, Sujiwo berharap kegiatan tersebut mampu memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat Kubu Raya. Pasalnya, peserta yang hadir diperkirakan mencapai ratusan orang dari berbagai daerah di Kalimantan Barat.
"Biasanya setiap kabupaten dan kota membawa rombongan antara 50 hingga 100 orang. Harapan kita mereka menginap di Kubu Raya, menikmati kuliner di Kubu Raya, membeli produk UMKM dan oleh-oleh khas daerah. Dengan begitu akan ada perputaran ekonomi yang dirasakan langsung oleh masyarakat," katanya.
Ia optimistis pelaksanaan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat 2026 dapat menjadi momentum untuk memperkenalkan potensi daerah sekaligus menggerakkan sektor usaha masyarakat, mulai dari perhotelan, kuliner hingga pelaku UMKM lokal.
"Kita ingin kegiatan ini tidak hanya sukses penyelenggaraan, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi perekonomian masyarakat Kubu Raya," pungkasnya. (Tim Liputan)
Editor : Aan