BMKG Peringatkan Potensi Hujan Petir di Sejumlah Wilayah Kalbar, Waspadai Cuaca Ekstrem Siang hingga Sore Hari

Editor: Redaksi author photo

BMKG Peringatkan Potensi Hujan Petir di Sejumlah Wilayah Kalbar, Waspadai Cuaca Ekstrem Siang hingga Sore Hari
KALBARNEWS.CO.ID (PONTIANAK) – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Supadio memprakirakan sebagian besar wilayah Kalimantan Barat masih berpotensi diguyur hujan dengan intensitas ringan hingga lebat yang disertai petir pada Senin (22/6/2026) hingga Selasa (23/6/2026) pukul 07.00 WIB.

Berdasarkan prakiraan cuaca terbaru, potensi hujan petir diperkirakan terjadi di sejumlah daerah seperti Sambas, Mempawah, Sanggau, Sintang, Kapuas Hulu, Bengkayang, Landak, Kubu Raya, hingga Kota Singkawang, terutama pada rentang waktu siang hingga sore hari.

Wilayah Sanggau, Kapuas Hulu, Landak, dan Sintang menjadi daerah yang perlu meningkatkan kewaspadaan karena berpotensi mengalami hujan disertai petir lebih dari satu kali dalam sehari. Kondisi tersebut dapat memicu gangguan aktivitas masyarakat, terutama bagi pengguna jalan dan warga yang beraktivitas di luar ruangan.

Sementara itu, Ketapang dan Kayong Utara diprakirakan mengalami cuaca yang relatif lebih bersahabat dengan dominasi hujan ringan hingga berawan. Meski demikian, masyarakat tetap diminta waspada karena perubahan cuaca dapat terjadi secara cepat.

BMKG mencatat suhu udara di Kalimantan Barat berkisar antara 16 hingga 33 derajat Celsius. Suhu tertinggi diperkirakan terjadi di Ketapang yang mencapai 33 derajat Celsius, sedangkan suhu terendah berada di Kapuas Hulu dengan kisaran 16 derajat Celsius.

Kecepatan angin umumnya berada pada kisaran 10–23 kilometer per jam dengan tingkat kelembaban udara yang cukup tinggi, yakni 51 hingga 100 persen, kondisi yang mendukung terbentuknya awan hujan di sejumlah wilayah.

BMKG mengimbau masyarakat untuk selalu memperbarui informasi cuaca dan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat, petir, serta angin kencang yang dapat terjadi secara lokal, khususnya pada siang hingga malam hari. (Tim Liputan)
Editor : Aan

Share:
Komentar

Berita Terkini