Anggaran Obat Tertekan, Bupati Sujiwo Minta Pemerintah Pusat Perhatikan Daerah

Editor: Redaksi author photo

 Anggaran Obat Tertekan, Bupati Sujiwo Minta Pemerintah Pusat Perhatikan Daerah
KALBARNEWS.CO.ID (KUBU RAYA)  – Bupati Kubu Raya Sujiwo mengungkapkan kondisi keuangan daerah yang semakin berat akibat kebijakan pemangkasan transfer ke daerah dari pemerintah pusat. Dampak kebijakan tersebut mulai dirasakan pada berbagai sektor, termasuk anggaran pengadaan obat-obatan untuk pelayanan kesehatan masyarakat. (17/6/2026).

Menurut Sujiwo, pemerintah daerah saat ini menghadapi keterbatasan fiskal yang cukup serius. Meski demikian, ia menegaskan komitmennya untuk tetap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

"Kami di daerah saat ini dalam kondisi yang sangat sulit. Namun sesulit apa pun kondisinya, kami tetap ingin mempersembahkan pelayanan terbaik untuk rakyat," tegas Sujiwo.

Ia menjelaskan, berkurangnya transfer ke daerah membuat ruang fiskal pemerintah kabupaten semakin sempit. Salah satu dampaknya adalah berkurangnya kemampuan anggaran untuk memenuhi kebutuhan pengadaan obat-obatan.

"Karena anggarannya berkurang, kebutuhan pengadaan obat menjadi tidak maksimal. Ketika kebutuhan lebih besar dari anggaran yang tersedia, tentu akan muncul potensi kekurangan yang harus segera diantisipasi," ujarnya.

Untuk mengatasi kondisi tersebut, Pemerintah Kabupaten Kubu Raya akan melakukan penyesuaian atau floating anggaran guna menutupi kekurangan pengadaan obat hingga akhir tahun.

Sujiwo berharap pemerintah pusat dapat memberikan perhatian lebih terhadap kondisi daerah, terutama setelah adanya kebijakan pemangkasan transfer yang berdampak langsung terhadap pelayanan publik.

"Kami berharap ini menjadi perhatian pemerintah pusat. Daerah perlu diberikan ruang dan dukungan yang cukup agar pelayanan kepada masyarakat, termasuk layanan kesehatan, tetap berjalan optimal," katanya.

Meski menghadapi tantangan fiskal, Sujiwo memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap menjadi prioritas utama pemerintah daerah, termasuk ketersediaan obat-obatan di fasilitas kesehatan. (Tim Liputan)
Editor : Aan

Share:
Komentar

Berita Terkini