KALBARNEWS.CO.ID (PONTIANAK) - Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan Rabbani Khatulistiwa 2026, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Barat menyelenggarakan Rabbani Future Business: Road to IKRA 2027 pada Kamis, 18 Juni 2026. Akselerasi UMKM Unggulan Kalimantan Barat Menuju Ikra 2027
Kegiatan ini menjadi wadah kurasi, evaluasi, sekaligus akselerasi bagi UMKM unggulan Kalimantan Barat agar semakin siap meningkatkan kapasitas usaha dan memperluas akses pasar menuju tingkat nasional maupun internasional.
Berbeda dari proses kurasi pada umumnya, Rabbani Future Business dikemas melalui konsep business pitching yang memberikan kesempatan kepada pelaku UMKM untuk mempresentasikan profil usaha, inovasi produk, capaian bisnis, strategi pengembangan pasar, hingga dampak ekonomi yang telah dihasilkan. Melalui proses ini, UMKM tidak hanya dinilai dari kualitas produk, tetapi juga kesiapan bisnis secara menyeluruh sebagai calon kandidat Industri Kreatif Syariah Indonesia (IKRA) Tahun 2027.
Sebanyak lima UMKM unggulan hasil kurasi awal Bank Indonesia Kalimantan Barat mengikuti kegiatan ini, yaitu Ara Cookies, Bakudapa Panada, Mr. Kriuk, Family Semprong, dan Liber.Co.
Kelima UMKM tersebut merupakan representasi potensi produk lokal Kalimantan Barat yang memiliki nilai tambah, inovasi, serta peluang untuk dikembangkan menuju pasar yang lebih luas.
Kegiatan ini turut menghadirkan panel juri yang memiliki kompetensi lintas bidang untuk memberikan perspektif pengembangan UMKM secara menyeluruh, yaitu Doni Septadijaya, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Barat yang memberikan pandangan strategis terkait inovasi dan potensi pengembangan usaha, Chef Adi, Dewan IKRA Indonesia yang memberikan kurasi dari sisi kualitas dan daya saing produk, Chef Yenna Wiguna, pengusaha kuliner Kalimantan Barat dengan perspektif market readiness dan strategi perluasan pasar, serta Hendro Kusworo, Area Manager PT Bank Syariah Indonesia (BSI) Kalimantan Barat dalam aspek penguatan tata kelola keuangan dan kesiapan akses pembiayaan. Penilaian dilakukan secara komprehensif oleh panel juri dengan mempertimbangkan berbagai aspek strategis, meliputi inovasi dan diferensiasi produk, kualitas dan konsistensi produk, kesiapan pasar, kapasitas scale-up usaha, tata kelola keuangan, hingga keberlanjutan bisnis.
Selain memperoleh penilaian, para peserta juga mendapatkan masukan langsung dari para juri sebagai bekal penguatan strategi pengembangan usaha ke depan.
Berdasarkan hasil penilaian, UMKM Mr. Kriuk berhasil meraih predikat Best Presenter Rabbani Future Business 2026 atas kemampuan menyampaikan potensi bisnis, keunggulan produk, serta strategi pengembangan usaha secara komprehensif dan menarik.
Melalui Rabbani Future Business, Bank Indonesia Kalimantan Barat terus memperkuat komitmen dalam mendorong pengembangan UMKM unggulan daerah yang berdaya saing, inovatif, dan berkelanjutan.
Program ini diharapkan menjadi langkah awal dalam mencetak lebih banyak UMKM Kalimantan Barat yang mampu menjadi bagian dari ekosistem ekonomi dan keuangan syariah nasional melalui IKRA 2027. (tim Liputan)
Editor: Aan