KALBARNEWS.CO.ID (PONTIANAK) – Klinik Pratama Universitas Tanjungpura (Untan) resmi memulai kegiatan pemeriksaan narkoba bagi mahasiswa baru pada 1 April 2026. Program ini menjadi bagian dari komitmen kampus dalam menciptakan lingkungan akademik yang sehat, aman, serta bebas dari penyalahgunaan narkotika.Untan Mulai Pemeriksaan Narkoba bagi Mahasiswa Baru
Pada hari pertama pelaksanaan, tercatat lebih dari 1.000 mahasiswa baru mengikuti pemeriksaan. Antusiasme terlihat sejak pagi hari, dengan alur pelayanan yang telah disusun secara sistematis oleh tim medis Klinik Pratama Untan, sehingga proses pemeriksaan berlangsung tertib, lancar, dan efisien.
Kepala Klinik Pratama Untan, dr. Eka Ardiani Putri, M.Mkes., MH, menjelaskan bahwa kegiatan ini tidak sekadar skrining kesehatan, tetapi juga menjadi bagian dari langkah preventif untuk memberikan edukasi serta deteksi dini terhadap potensi penyalahgunaan narkoba di kalangan mahasiswa.
“Pemeriksaan ini merupakan langkah awal untuk memastikan mahasiswa baru memulai kehidupan akademiknya dalam kondisi sehat. Kami juga ingin menanamkan kesadaran sejak dini tentang bahaya narkoba dan pentingnya menjaga diri,” ujarnya.
Ia menambahkan, kegiatan ini juga menjadi bentuk tanggung jawab institusi pendidikan dalam menjaga kualitas generasi muda.
“Kampus bukan hanya tempat menimba ilmu, tetapi juga ruang pembentukan karakter. Karena itu, kami ingin memastikan lingkungan Untan benar-benar bersih dari penyalahgunaan narkotika,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Pemeriksaan Narkoba Tahun 2026, Ns. Muchlis Alatas, S.Kep., mengatakan bahwa pelaksanaan kegiatan dilakukan dengan standar prosedur medis yang ketat, melibatkan tenaga kesehatan profesional serta dukungan fasilitas yang memadai.
“Kami telah menyiapkan sistem pelayanan yang terintegrasi, mulai dari registrasi hingga pemeriksaan, sehingga mahasiswa tidak perlu menunggu terlalu lama. Kegiatan ini akan dilaksanakan secara bertahap hingga seluruh mahasiswa baru terlayani,” jelasnya.
Ia juga berharap kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari seluruh civitas akademika.
“Harapannya, ini bukan hanya kegiatan seremonial, tetapi menjadi budaya bersama di lingkungan kampus untuk terus menjaga kesehatan dan menjauhi narkoba,” tuturnya.
Dengan adanya program ini, Untan menegaskan komitmennya dalam menciptakan generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kesadaran tinggi terhadap pentingnya hidup sehat dan bebas dari narkotika demi masa depan yang lebih baik. (tim liputan)
Editor : Aan