KALBARNEWS.CO.ID (KUBU RAYA) – Bupati Kubu Raya Sujiwo menegaskan komitmennya untuk terus membantu warga kurang mampu meski menghadapi berbagai keterbatasan, terutama dalam penanganan rumah tidak layak huni (RTLH) di kawasan bantaran Sungai Kapuas. (12/4/2026) Tak Bisa Gunakan APBD, Bupati Sujiwo Tapi Kita Tak Boleh Menyerah Bantu Warga Kurang Mampu
Saat meninjau pembangunan rumah milik Bu Rosna di Jalan Hartani, Desa Arang Limbung, Kecamatan Sungai Raya, Sujiwo menyebut wilayah pesisir sungai masih menjadi kantong-kantong kemiskinan dengan banyak rumah yang tidak layak dihuni.
“Di bantaran Sungai Kapuas itu masih banyak rumah yang tidak manusiawi untuk ditinggali. Tapi kita juga tidak bisa intervensi menggunakan APBD karena terkendala legalitas lahan,” ujarnya.
Meski demikian, Sujiwo menegaskan pemerintah tidak boleh pasrah. Ia mengaku telah membentuk tim dan menggandeng berbagai pihak untuk mencari solusi di luar skema anggaran pemerintah.
“Kita tidak boleh menyerah. Beberapa rumah sudah kita bongkar dan bangun tanpa menggunakan APBD. Ini bentuk tanggung jawab moral saya sebagai kepala daerah,” tegasnya.
Ia juga meminta para kepala desa untuk lebih aktif melaporkan kondisi warga, terutama yang tinggal di rumah tidak layak huni. Menurutnya, data yang akurat menjadi kunci percepatan penanganan.
“Kalau ada laporan dari kades dan memang tidak layak, langsung kita cek dan eksekusi. Soal anggaran, nanti kita cari solusi. Kalau bisa dari APBD Alhamdulillah, kalau tidak, saya siap bertanggung jawab bersama tim dan para donatur,” ungkapnya.
Sujiwo optimistis, dengan niat dan tekad yang kuat, solusi akan selalu ada untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.
“Yakinlah, ketika kita punya kemauan untuk membantu, pasti ada jalan. Mohon doa masyarakat agar upaya ini bisa terus berjalan,” tutupnya. (Tim Liputan)
Editor : Aan