KALBARNEWS.CO.ID (JAKARTA) - Lebih dari sekadar apa yang kita pakai, fashion kini juga berbicara tentang dampak yang menyertai. Memperingati Hari Bumi, perusahaan ritel pakaian global asal Jepang, UNIQLO, mengajak masyarakat untuk melihat gaya hidup dari perspektif yang lebih utuh, sesuai dengan konsep LifeWear, yaitu pakaian yang berkualitas, nyaman, dan didesain untuk membuat kehidupan setiap orang menjadi lebih baik. Di momen spesial ini UNIQLO juga memberikan inspirasi dan mengajak masyarakat untuk berbuat baik melalui pakaian.
Tak hanya itu, berbagai inisiatif dan kolaborasi juga telah dilakukan dan menjadi langkah nyata dalam menjadikan sustainability (keberlanjutan) bukan sekadar tren tetapi menjadi bagian dari keseharian, demi menekan dampak terhadap lingkungan sekaligus menjaga kelestarian bumi. (23 April 2026)
Hari Bumi merupakan momen untuk kembali menegaskan bahwa UNIQLO memiliki tanggung jawab lebih dari sekadar menghadirkan pakaian. Sustainability bukan hanya inisiatif tambahan, tetapi telah menjadi bagian bagaimana UNIQLO merancang produk, menjalankan bisnis, dan berinteraksi dengan masyarakat.
Berbagai inisiatif telah dilakukan baik melalui inisiatif
RE.UNIQLO yang merupakan inisiatif keberlanjutan program yang mengajak
masyarakat untuk berpartisipasi dengan mengumpulkan pakaian UNIQLO yang sudah
tidak digunakan melalui recycle box di seluruh toko, donasi kemanusiaan,
kolaborasi dengan mitra, hingga menghadirkan layanan untuk membantu pelanggan
UNIQLO memperpanjang usia pakaian di RE.UNIQLO STUDIO.
Pakaian menjadi langkah sederhana di keseharian yang bisa setiap orang lakukan dalam memperkuat kesadaran akan gaya hidup berkelanjutan, yang tentunya dapat mengurangi dampak lingkungan. Dari cara memilih, menggunakan, serta merawat pakaian, UNIQLO ingin mengajak masyarakat untuk menerapkan gaya hidup yang lebih bijak dan berkelanjutan.
Komitmen ini tercermin dalam filosofi LifeWear, menghadirkan pakaian
berkualitas, timeless, nyaman di keseharian, dan dirancang untuk
pemakaian jangka panjang, yang menggabungkan antara inovasi, kepraktisan, dan
keberlanjutan.
Dengan usia pakai yang lebih lama, pakaian
tidak hanya memberikan nilai lebih bagi penggunanya, tetapi juga membantu
mengurangi dampak lingkungan.
Inisiatif UNIQLO sebagai inspirasi upaya keberlanjutan dilakukan melalui berbagai platform. Memasuki tahun kelima, inisiatif keberlanjutan yang berkontribusi pada masyarakat sirkular RE.UNIQLO, menjadi program yang mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dengan mengumpulkan pakaian UNIQLO yang sudah tidak digunakan melalui recycle box di seluruh toko, untuk kemudian disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan di berbagai belahan dunia.
Bekerja sama dengan berbagai organisasi non profit baik lokal maupun internasional, seperti Human Initiative, UNHCR, LSM, UNIQLO menyediakan bantuan pakaian darurat bagi korban bencana alam dan masyarakat yang membutuhkan, sekaligus mengolah pakaian hasil donasi yang tidak layak pakai menjadi material baru yang bisa dimanfaatkan kembali.
Tercatat selama 5 tahun ini, melalui kerja sama
dengan berbagai mitra, UNIQLO telah menyalurkan lebih dari 290.000 pakaian baru
(termasuk b-grade/sample) dan lebih dari 49.000 pakaian layak pakai, dengan total lebih dari 11.000
penerima manfaat.
‘Perjalanan Baru’ dari Pakaian yang Terkumpul
pada Inisiatif RE.UNIQLO
Proses pengolahan pakaian
tidak layak pakai hasil donasi dari pelanggan UNIQLO melalui recycle box
yang dijadikan kain baru, berkolaborasi dengan PABLE Indonesia. Dari hasil daur
ulang tersebut, kain baru yang dihasilkan digunakan menjadi gorden dan sofa di fitting
room disabilitas toko UNIQLO.
Hasil dari donasi pakaian yang dikumpulkan
melalui recycle box yang tersebar di seluruh toko UNIQLO kemudian
memiliki ‘perjalanan baru‘. Sejak 2022, UNIQLO berkolaborasi dengan
PABLE Indonesia mengolah kembali (recycle) pakaian donasi yang terkumpul
dari para pelanggan UNIQLO menjadi kain daur ulang bernilai guna. Sebanyak 600
kg pakaian menghasilkan hingga 3.600 meter kain daur ulang yang kemudian ‘dihidupkan kembali‘ sebagai bagian dari fasilitas toko, menjadi
gorden dan sofa di fitting room disabilitas yang bisa dilihat di
beberapa lokasi toko seperti di UNIQLO HIVE Harapan Indah Bekasi, Senayan City,
Grand Indonesia, serta toko-toko lainnya. Kolaborasi ini menjadi bukti bahwa
setiap pakaian memiliki potensi untuk terus memberi manfaat, sekaligus
menghadirkan solusi nyata dalam mengurangi limbah tekstil dan mendorong gaya
hidup yang lebih berkelanjutan.
Dari material baru hasil kolaborasi bersama
PABLE Indonesia, UNIQLO melanjutkan kolaborasi tersebut dengan melakukan proyek
upcycle bersama UKM lokal dari Solo, bernama Micawork. Material atau
kain baru yang dihasilkan tersebut akan diolah kembali menjadi tas ransel yang
bisa digunakan untuk anak sekolah. Nantinya tas ransel hasil upcycle ini
akan didonasikan kepada anak-anak tingkat Sekolah Dasar korban bencana alam di
Aceh Tamiang Sumatera, dan akan disalurkan melalui Save The Children Indonesia.
Micawork sendiri merupakan salah satu UKM lokal asal Solo yang pada tahun 2021
terpilih untuk men-display produknya pada program UNIQLO Neighborhood
Collaboration di toko Solo Paragon. Program UNIQLO Neighborhood Collaboration
merupakan inisiatif program kolaborasi UNIQLO Indonesia untuk mendukung
pengembangan serta mempromosikan UKM lokal dengan cara memberikan kesempatan
untuk UKM terkurasi men-display produknya secara cuma-cuma selama
setahun di Neighborhood Corner di dalam toko UNIQLO.
RE.UNIQLO STUDIO, Bantu
Perpanjang Usia Pakaian
Untuk para pelanggan yang merasa pakaiannya masih layak dan belum siap untuk didonasikan, UNIQLO juga menghadirkan layanan RE.UNIQLO STUDIO. Yaitu inisiatif layanan perbaikan, remake: embroidery (bordir), dan remake: sashiko pakaian UNIQLO, agar dapat diperpanjang masa pakainya.
Inisiatif ini merupakan bagian dari komitmen UNIQLO terhadap circular fashion, dengan mengurangi limbah tekstil sekaligus mendorong kebiasaan konsumsi yang lebih bijak. Layanan RE.UNIQLO STUDIO bisa didapatkan di UNIQLO La Piazza, UNIQLO Grand Indonesia, dan UNIQLO Senayan City. Untuk harga layanan perbaikan (repair) dimulai dari Rp25.000, kemudian harga layanan embroidery mulai dari Rp70.000 per gambar/ kata, dan layanan sashiko dimulai dari Rp80.000 per patch/ jahitan.
Tentang RE.UNIQLO STUDIO
Layanan yang dihadirkan di RE.UNIQLO STUDIO bermula dari workshop daur ulang pakaian yang dilakukan oleh pelanggan dan staf di sebuah toko di Jerman. Layanan perbaikan dan pembuatan ulang UNIQLO telah menyebar ke seluruh dunia, dengan RE.UNIQLO STUDIO permanen yang pertama dibuka di toko UNIQLO Regent Street di London pada tahun 2022.
Jumlah toko yang menawarkan layanan ini telah berkembang menjadi 70 toko di 23
pasar*, menjadi layanan favorit pelanggan di seluruh dunia. Di Indonesia,
layanan ini dimulai pada bulan November 2023 di toko UNIQLO La Piazza, dan
hingga kini layanan perbaikan juga tersedia di UNIQLO Grand Indonesia, dan
UNIQLO Senayan City.