| Jelang May Day 2026, Ini Pesan Ketua DPC Pelikha Kabupaten Sekadau |
Salah satunya, Dewan Pengurus Cabang (DPC) Pejuang Lintas Khatulistiwa Indonesia (PELIKHA) Kabupaten Sekadau. awal bulan ini, telah membentuk kepanitiaan peringatan May Day dilanjutkan dengan audensi ke Dinas Perdagangan, Perindustrian dan Ketenagakerjaan Kabupaten Sekadau.
Dikonfirmasi, ketua DPC Pelikha Kornelius Nene menyatakan pihaknya telah merancang kegiatan pada peringatan May Day 2026.
"Kami sudah merancang kegiatan bersama Dinas terkait, nanti akan dilakukan kordinasi lagi, setelah kemarin kami audensi ke Dinas," jawab Nene.
Mengenai ketenagakerjaan, Nene menyatakan di wilayah Kabupaten Sekadau, diakuinya terjadi beberapa permasalahan terkait Industrialisasi. namun penyelesaian permasalahan dilaksanakan oleh Dinas terkait dengan melibatkan pihak - pihak yang berkompeten.
Selain itu, Nene juga mengatakan, bahwa serikat pekerja pada dasarnya berfungsi sebagai mediator perundingan ketika terjadi permasalahan idustrial , yang mengutamakan PERJANJIAN KERJA BERSAMA ( PKB ) UU No. 13 Tahun 2003, juga sebagai sarana menciptakan hubungan industrial yang harmonis,dinamis, dan berkeadilan sesuai dengan peraturan perundang-undangan antara pekerja dan pemberi kerja atau pengusaha.
Serikat juga dijelaskan ia, bukan hanya sekedar membela hak tetapi juga mesin penggerak ekonomi dan penjaga keseimbangan ekonomi dan sosial yang esensial bagi kemajuan daerah, seperti peningkatan daya beli masyarakat ( Economic Multiplier), dengan peran utama memperjuangkan upah yang layak,hak lembur kerja, cuti dan lainnya untuk kesejahteraan anggota.
Tak hanya itu, didalam negara yang menganut sistem Demokratis, serikat juga berfungsi untuk menyalurkan aspirasi, pendapat, dan keluhan pekerja secara bertanggung jawab kepada manajemen perusahaan.
"Secara hukum,UU NOMOR 21 TAHUN 2000 serikat pekerja diakui sebagai salah satu aktor penting dalam menjaga keadilan sosial dan meningkatkan kondisi kerja yang aman," timpalnya.
Dalam menyikapi permasalahan Industrial, Nene mengajak semua pihak untuk lebih bijak dalam menyikapi permasalahan atau konflik yang terjadi.
"Kita harus bisa memilah mana itu konflik budaya atau tradisi dan mana konflik perselisihan bidang Industrial dalam dunia ketenagakerjaan," ulasnya.
Terakhir,Nene menegaskan bahwa hari buruh adalah hari solidaritas pekerja di seluruh dunia untuk memastikan hak-hak mereka tetap diakui dan dihormati. (Al)
Editor : Aan