Kualitas Udara Kalbar 28 Februari 2026: Kubu Raya Masuk Kategori Tidak Sehat, Mempawah Sedang
KALBARNEWS.CO.ID (PONTIANAK) – BMKG melalui Stasiun Klimatologi Kalimantan Barat merilis laporan kualitas udara harian (PM2.5) untuk tanggal 28 Februari 2026. Hasil analisis yang dilakukan pukul 00.00–23.00 WIB menunjukkan adanya perbedaan signifikan tingkat konsentrasi partikulat di sejumlah wilayah di Kalimantan Barat.
Berdasarkan data pemantauan di tiga stasiun, konsentrasi PM2.5 tertinggi tercatat di Kubu Raya dengan angka 79,9 µg/m³ pada pukul 00.00 WIB. Angka tersebut masuk dalam kategori Tidak Sehat.
Sementara itu, Mempawah mencatat konsentrasi tertinggi sebesar 40,5 µg/m³ pada pukul 05.00 WIB yang berada pada kategori Sedang. Adapun Sintang mencatat angka tertinggi 13,2 µg/m³ pada pukul 01.00 WIB dan masih dalam kategori Baik.
Secara umum, grafik pemantauan menunjukkan fluktuasi konsentrasi PM2.5 sepanjang hari, dengan kecenderungan nilai lebih tinggi terjadi pada dini hari hingga pagi hari, terutama di wilayah Kubu Raya dan Mempawah.
Kategori kualitas udara berdasarkan konsentrasi PM2.5 dibagi menjadi lima tingkatan, yakni Baik (0–15,5 µg/m³), Sedang (15,6–55,4 µg/m³), Tidak Sehat (55,5–150,4 µg/m³), Sangat Tidak Sehat (150,5–250,4 µg/m³), dan Berbahaya (>250,4 µg/m³).
Dengan kondisi Kubu Raya yang sempat berada pada level Tidak Sehat, masyarakat diimbau untuk membatasi aktivitas luar ruangan, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan penderita gangguan pernapasan.
BMKG mengingatkan agar masyarakat terus memantau informasi kualitas udara secara berkala melalui kanal resmi Stasiun Klimatologi Kalimantan Barat guna mengantisipasi dampak kesehatan akibat paparan polusi udara. (tim Liputan)
Editor : Aan