KALBARNEWS.CO.ID (PONTIANAK) – Komandan Kodim 1207/Pontianak, Robbi Firdaus, angkat bicara terkait antrean panjang BBM yang terjadi di sejumlah SPBU di wilayah Kota Pontianak dan Kabupaten Kubu Raya dalam beberapa hari terakhir. (20/3/2026).
Dandim 1207/Pontianak Soroti Antrean BBM, Minta SPBU Maksimalkan Layanan dan Distribusi Dipercepat
Ia menegaskan, pihaknya melalui jajaran di lapangan terus mengingatkan pengelola SPBU agar memberikan pelayanan secara optimal kepada masyarakat. Salah satu langkah yang ditekankan adalah mengoperasikan seluruh jalur pengisian BBM.
“Kalau ada enam nozzle, ya harus difungsikan semuanya. Ini penting agar antrean bisa cepat terurai,” ujarnya.
Selain itu, Dandim juga menyoroti pentingnya peran Pertamina dalam menjaga kelancaran pasokan BBM. Ia meminta agar distribusi atau droping BBM dilakukan tepat waktu, bahkan sebelum stok di SPBU benar-benar habis.
“Harus ada batas emergency. Saat stok mulai menipis, pengisian dari Pertamina harus sudah berjalan agar tidak terjadi kekosongan,” tegasnya.
Menurutnya, dalam dua hari terakhir antrean BBM terlihat cukup padat di berbagai titik. Oleh karena itu, diperlukan strategi percepatan distribusi agar kondisi segera kembali normal.
Di sisi lain, Robbi Firdaus juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan menjaga kesabaran, terutama di bulan suci Ramadan menjelang Idulfitri.
“Kami mengajak masyarakat untuk tidak terpancing emosi. Tetap tertib agar tidak menimbulkan kemacetan dan situasi tetap kondusif,” pesannya.
Ia berharap dengan sinergi semua pihak, baik pengelola SPBU, Pertamina, maupun masyarakat, persoalan antrean BBM di Pontianak dan Kubu Raya dapat segera teratasi dan aktivitas kembali lancar. (Tim Liputan)
Editor : Aan