KALBARNEWS.CO.ID (KALBAR) — Data pemantauan kualitas udara dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menunjukkan konsentrasi partikulat PM2.5 di beberapa wilayah Kalimantan Barat sempat berada pada kategori tidak sehat pada 9 Maret 2026. BMKG: Kualitas Udara di Kubu Raya dan Mempawah Sempat Tidak Sehat, Sintang Masih Baik
Berdasarkan laporan BMKG Kalbar, nilai maksimum harian PM2.5 tertinggi tercatat di Kecamatan Jongkat, Kabupaten Mempawah, mencapai 116,2 µg/m³ pada pukul 08.00 WIB dengan kategori tidak sehat. Sementara di Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, konsentrasi maksimum tercatat 86,2 µg/m³ pada pukul 07.00 WIB yang juga masuk kategori tidak sehat.
Meski demikian, nilai rata-rata harian di kedua wilayah tersebut masih berada pada kategori sedang, yakni 33,9 µg/m³ di Jongkat dan 39,1 µg/m³ di Sungai Raya.
Berbeda dengan dua wilayah tersebut, kualitas udara di Kecamatan Sungai Tebelian, Kabupaten Sintang, tercatat baik dengan nilai maksimum 11,5 µg/m³ dan rata-rata harian 7,2 µg/m³.
BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap memperhatikan kondisi kualitas udara, terutama bagi kelompok rentan, serta membatasi aktivitas di luar ruangan saat konsentrasi polutan meningkat. (Tim Liputan)
Editor : aan