Wabup Sukiryanto Dorong Teluk Pakedai Jadi Sentra Ekonomi Berbasis Infrastruktur

Editor: Redaksi author photo

 Wabup Sukiryanto Dorong Teluk Pakedai Jadi Sentra Ekonomi Berbasis Infrastruktur
KALBARNEWS.CO.ID (KUBU RAYA) – Pemerintah Kabupaten Kubu Raya menaruh perhatian besar terhadap pengembangan Kecamatan Teluk Pakedai sebagai salah satu poros ekonomi kerakyatan. Hal tersebut ditegaskan Wakil Bupati Kubu Raya Sukiryanto saat menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Teluk Pakedai di Aula Kantor Camat Teluk Pakedai, Kamis (29/1/2026).

Dalam kesempatan itu, Sukiryanto menyampaikan bahwa Musrenbang Teluk Pakedai merupakan kecamatan keenam yang telah dilaksanakan dalam rangka penyusunan perencanaan pembangunan daerah tahun mendatang. Ia mengungkapkan, sejumlah usulan yang disampaikan masyarakat pada tahun sebelumnya telah mulai terealisasi pada tahun anggaran 2026.

“Untuk tahun 2026, ada sekitar 58 titik kegiatan pembangunan yang bisa direalisasikan di Kecamatan Teluk Pakedai,” kata Sukiryanto.

Ia menjelaskan, total anggaran pembangunan yang dialokasikan untuk Teluk Pakedai pada 2026 mencapai sekitar Rp25,3 miliar. Anggaran tersebut berasal dari APBD Kabupaten Kubu Raya sebesar Rp9,99 miliar serta dukungan APBN sekitar Rp15,36 miliar.

Menurutnya, alokasi anggaran tersebut difokuskan pada kebutuhan strategis masyarakat, terutama pembangunan infrastruktur jalan poros yang menghubungkan dan melayani 14 desa di Kecamatan Teluk Pakedai.

“Pembangunan jalan poros ini sangat penting karena menjadi urat nadi aktivitas masyarakat dan pendorong pertumbuhan ekonomi lokal,” ujarnya.

Sukiryanto menambahkan, Musrenbang juga menjadi wadah penjaringan usulan pembangunan untuk tahun 2027. Berdasarkan paparan Camat Teluk Pakedai, total usulan yang masuk mencapai lebih dari Rp351 miliar.

“Kalau kita bandingkan dengan realisasi 2026, memang baru sekitar 12 persen yang terakomodir. Tapi kita tetap optimistis ke depan bisa lebih baik,” ucapnya.

Ia juga mengakui adanya tantangan fiskal yang dihadapi Pemkab Kubu Raya pada tahun ini, termasuk pemotongan anggaran sekitar Rp397 miliar, yang disebutnya sebagai pemotongan terbesar di Kalimantan.

“Kondisi ini terjadi karena fiskal kita cukup besar dan banyak didukung APBN. Mudah-mudahan ke depan fiskal yang besar justru menjadi penambah kekuatan pembangunan, bukan sebaliknya,” harapnya.

Menanggapi pertanyaan wartawan, Sukiryanto memastikan seluruh 58 titik pembangunan yang telah direncanakan akan direalisasikan di Kecamatan Teluk Pakedai pada tahun 2026. Sementara usulan untuk tahun 2027 masih akan melalui proses pembahasan dan penyesuaian kemampuan anggaran.

Ia menegaskan, sesuai arahan Bupati Kubu Raya, pembangunan infrastruktur tetap menjadi prioritas utama, dengan porsi anggaran mencapai sekitar 62 persen.

Di akhir sambutannya, Sukiryanto mengajak seluruh unsur pemerintahan hingga masyarakat untuk bersama-sama mengawal pelaksanaan pembangunan agar berjalan tepat sasaran.

“Kalau kita kawal bersama, mulai dari kecamatan, desa, RT, hingga RW, insyaallah hasil pembangunan benar-benar dirasakan oleh masyarakat Teluk Pakedai,” pungkasnya. (Tim liputan)
Editor : Aan

Share:
Komentar

Berita Terkini