KALBARNEWS.CO.ID (PONTIANAK) - Upaya investasi kesehatan jangka panjang, di tengah aktivitas yang padat dan tuntutan hidup yang semakin tinggi seringkali terabaikan. Padahal kesehatan merupakan aset paling berharga dalam kehidupan yang menentukan kualitas hidup seseorang di masa depan.
dokter Nihayatus Solikhah dari RSUD SSMA
Menyikapi hal tersebut, dokter Nihayatus Solikhah dari RSUD SSMA mengajak masyarakat untuk melakukan salah satu langkah penting untuk mengetahui kondisi kesehatan tubuh dengan melakukan Medical Check Up atau MCU secara berkala meski tidak ada keluhan, Selasa (10/2/2026).
“Medical check up ini sebenarnya bukan hanya untuk orang yang sakit saja tetapi kita yang merasa sehat juga penting supaya dapat mengetahui lebih dini kalau ada tanda-tanda gejala penyakit" ujarnya ketika memberikan edukasi.
Ia mencontohkan, seringkali pasien dengan penyakit tidak menular seperti penyakit darah tinggi tidak merasakan gejala sakit pada tubuh. hal ini tentu saja dapat membahayakan bila diabaikan namun dengan melakukan pemeriksaan rutin jika ditemukan penyakit darah tinggi maka pasien dapat diobati sejak awal sebelum menyebabkan komplikasi.
"Jenis pemeriksaan dalam MCU meliputi pemeriksaan fisik seperti tekanan darah, berat badan, tinggi badan, dan lain-lain. Selain itu juga ada pemeriksaan laboratorium dan penunjang lainnya sesuai kebutuhan," ungkapnya.
Dokter Nihayatus menambahkan, bahwa semua orang, baik sehat maupun berisiko boleh melakukan MCU, minimal satu kali setahun sesuai usia dan kondisi kesehatan atau atas anjuran dokter.
"Kabar baiknya di RSUD SSMA melayani pemeriksaan MCU tapi memang menyesuaikan dengan apa yang dibutuhkan oleh masyarakat, apakah fungsi ginjal, fungsi hati dan lain sebagainya," jelasnya.
Di akhir penyuluhan, dokter Nihayatus berharap seluruh masyarakat melakukan pemeriksaan sebagai bagian dari gaya hidup sehat. Jangan menunggu sakit untuk memeriksakan diri. Dengan pemeriksaan kesehatan rutin, kita dapat menjaga produktivitas, melindungi keluarga, dan menyiapkan masa depan yang lebih baik. (tim iputan)
Editor : Aan